XIII KOTO KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Jalan lintas Riau-Sumatera Barat (Sumbar) di Km 106-107 Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar masih satu arah dan diberlakukan buka tutup. Namun, lalu lintas lancar, Jumat (3/1).
Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kasatlantas Polres Kampar AKP Vino Lestari menjelaskan, jalur ini masih diberlakukan buka tutup karena alat berat masih bekerja perbaikan lereng yang longsor beberapa waktu yang lalu.
‘’Pantauan siang ini (kemarin, red) di jalan lintas Km 106-107 Desa Tanjung ramai dan lancar. Untuk antrean kendaraan dari arah Sumbar menuju Riau mencapai 300 meter. Sedangkan antrean kendaraan dari Riau menuju Sumbar sekitar 200 meter,’’ jelas Vino Lestari, Jumat (3/1).
Vino Lestari menjelaskan, memang sempat terjadi peningkatan arus lalu lintas baik dari arah Riau menuju Sumbar dan dari arah Sumbar menuju Riau. Ini karena libur sekolah sudah mau usai. ’’Kami kembali mengingatkan pengendara di jalan buka tutup untuk tetap antre sesuai arahan petugas,’’ tegas Vino Lestari.
Sementara itu, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau saat ini fokus melakukan perbaikan pada lereng sisi hulu jalan ini. Sehari sebelumnya pihaknya melakukan perbaikan pada sisi hilir.
Kepala BPJN Riau Yohanes Tulak Todingrara melalui PPK 1.4 BPJN Riau Afdirman Jufri mengatakan, perbaikan sisi lereng hulu dan hilir ini untuk mengantisipasi longsoran yang semakin meluas.
Karena saat ini masih memasuki musim hujan sehingga perbaikan harus segera dilakukan. “Setelah perbaikan pada sisi hilir trase baru, kami juga melakukan perbaikan pada sisi lereng hulu trase ini. Saat ini proses perbaikan masih berlangsung,” katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, agar lereng trase baru tersebut semakin kuat saat musim hujan. Pihaknya memasang bronjong agar lereng tidak kembali longsor saat hujan deras melanda. “Pemasangan bronjong juga masih terus dikerjakan saat ini,” ujarnya.
Selain pada ruas jalan tersebut, pihaknya juga melakukan perbaikan pada ruas jalan lintas Riau-Sumbar di perbatasan dua wilayah tersebut. Saat ini perbaikan dilakukan dengan pemasangan besi untuk lantai jalan sebelum dicor.
“Untuk di perbatasan saat ini masih pemasangan besi untuk lantai jalan sebelum di cor. Masih ada dua segmen lagi yang belum di cor,” sebutnya.
Sementara seorang warga Kuok, Kampar, Pajri mengaku terjebak macet di perbatasan Riau-Sumbar Kamis (2/1). Pengerjaan jalan ditambah kendaraan menumpuk, baik dari Riau menuju Sumbar maupun dari arah Sumbar menuju Riau menjadi penyebabnya.
’’Hampir tiga jam saya terjebak macet di perbatasan ini. Sampai pukul 09.00 di perbatasan, sekitar pukul 12.00 WIB baru keluar dari perbatasan Riau-Sumbar ini,’’ ungkap Pajri yang pergi berlibur ke Sumbar bersama keluarganya.(sol/kom)
Editor : Rindra Yasin