RIAUPOS.CO - Diharapkan Rahman Hadi, melalui audiensi ini dapat menjadi pemantik meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) di wilayah Riau. Terlebih, Riau merupakan sebagai salah satu daerah penghasil migas terbesar di Indonesia. Dengan begitu, Riau memiliki peran strategis dalam pencapaian target produksi nasional.
“Kami tentu saja meneruskan hubungan baik antara Pemprov Riau dan SKK Migas yang selama ini sangat harmonis. Capaian kerja SKK Migas di Riau juga optimal. Kami ingin ke depan semuanya berjalan lebih baik, karena 30 persen dari produksi nasional itu berasal dari Riau,” ujarnya.
Ia berharap di bawah kepemimpinan CW Wicaksono produksi migas di Riau dapat terus meningkat. Sehingga, target produksi yang telah ditetapkan pemerintah pusat dapat terpenuhi.
Baca Juga: Prioritaskan Penyelesaian Tunda Bayar Rp122,2 Miliar
“Di tangan beliau, kami harapkan produksi minyak dan gas di Riau bukan hanya stabil tetapi meningkat. Dengan begitu, target produksi nasional sebesar 1 juta barel per hari dapat dikontribusikan lebih tinggi dari Riau,” ungkapnya.
Kepala SKK Migas Sumbagut CW Wicaksono menyampaikan, target percepatan produksi migas sesuai dengan arahan Presiden dan Menteri ESDM. Oleh karena itu, terjalinnya sinergi yang lebih erat bersama Pemprov Riau, merupakan upaya peningkatan produksi migas berjalan lancar, serta memberikan manfaat yang besar, baik untuk daerah maupun nasional.