PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Titik-titik panas (hotspot) wilayah Provinsi Riau sempat mencapai 14 dengan Kota Dumai menjadi yang paling tinggi dengan 8 titik panas, Kamis (12/6/2025).
Namun, akibat hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Riau menyebabkan titik panas berkurang.
Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Yudhistira M menjelaskan, sejak pukul 13:30 WIB hingga 17.00 WIB sejumlah wilayah di Provinsi Riau diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang yang terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu yaitu Kelayang, Peranap, Siberida, Batang Cenaku, Rakit Kulim, dan sekitarnya.
Kondisi ini meluas ke wilayah Kabupaten Indragiri Hulu seperti Rengat Barat, Pasir Penyu, Lirik, Sungai Lala, Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hilir seperti Enok, Kabupaten Pelalawan seperti Ukui, Pelalawan.
Kabupaten Siak seperti Siak, Dayun, Mempura dan Kabupaten Kepulauan Meranti Merbau, Tasik Putri Puyu, dan sekitarnya juga mengalami hujan dengan intensitas sedang.
Sementara itu, untuk total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera berjumlah 30 titik yang tersebar di Provinsi Sumatera Selatan dengan 13 titik panas,Sumatera Barat 2, Jambi 5, Kepulauan Riau 1, Bangka Belitung 1 serta Riau 8.
Visibility di Pekanbaru berkisar 9 KM, Rengat 7 KM, Pelalawan 10 KM, Tambang 10 KM.
"Untuk titik panas di Riau Kota Dumai masih menjadi yang terbanyak dengan 6 titik panas dan disusul Kabupaten Kuantan Singingi 2," tegasnya.
Laporan Prapti Dwi Lestari (Pekanbaru)