BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) -- Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto mengunjungi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Selasa (5/8/2025).
Turut hadir Danrem Brigjen Sugiyono, pihak BPBD Riau, dan sejumlah unsur terkait, sementara kehadiran rombongan disambut langsung dari jajaran Polres Rohil, Kodim, Wabup Jhony Charles, Kalaksa BPBD Syafnurizal dan sejumlah pihak.
Kunjungan itu dilakukan pangdam, menindaklanjuti perintah Panglima TNI, atas arahan presiden RI Prawobo Subianto. "Saya mendapat perintah guna memastikan bahwa penanganan karhutla di Riau berjalan dengan baik," kata pangdam.
Ia menerangkan jajaran pihak terkait turut serta pada kegiatan yang dilaksanakan itu. Baik dari pusat, pemerintah Provinsi Riau maupun dari Pemkab Rohil.
"Dipastikan semua berjalan dengan baik, dan ada beberapa kendala yang dihadapi seperti yang disampaikan dari Pemkab Rohil itu segera ditindaklanjuti," katanya.
Ia mengungkapkan sejak peristiwa karhutla diperkirakan pada 17 Juli lalu, sekarang kondisi titik api yang ada jauh berkurang.
Untuk di Rohil terangnya, seperti disampaikan Wabup Rohil Jhony Charles bahwa karhutla haya tinggal beberapa titik. "Artinya sudah jauh menurun dan mohon diinfokan ke masyarakat agar tidak ada lagi yang melakukan pembakaran lahan," katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan karhutla, terangnya, terdapat sebanyak 920 personel TNI yang turut terlibat dalam pemadaman di sejumlah kabupaten yang terjadi karhutla di Riau. Dukungan itu bersama dengan tim gabungan dari unsur Polri, Menggala Agni, BPBD, pemerintahan kabupaten, kecamatan, desa, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA).
"Alhamdulillah, informasi dari BNPB bahwa karhutla di Riau tinggal Rohil saja lagi, mudah-mudahan upaya modifikasi cuaca juga berjalan baik, sehingga memadamkan api," katanya.
Ditambahkan, dari pembahasan yang telah dilakukan bahwa ada beberapa kendala yang menjadi persoalan di lapangan, dimana faktor utama yang perlu diperhatikan adalah mayoritas dari kejadian karhutla disebabkan oleh ulah orang yang membuka lahan dengan cara dibakar.
Karena itu dirinya mengingatkan agar tidak ada lagi yang melakukan pembakaran karena pasti akan ditindaktegas oleh aparat terkait. "Kami juga turut berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak ada lagi pembakaran lahan," katanya.
Editor : Rinaldi