Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Berlumpur saat Hujan, Kadis Kopdagrin Kuansing Temui PKL di Pasar Lumpur, Tawarkan ke Pasar Rakyat

Desriandi Candra • Minggu, 7 September 2025 | 12:57 WIB
Lokasi relokasi pedagang kaki lima di kawasan Pasar Lumpur Telukkuantan, becek dan berlumpur saat hujan dua hari ini di wilayah Kabupaten Kuansing, seperti Ahad (7/9/2025).
Lokasi relokasi pedagang kaki lima di kawasan Pasar Lumpur Telukkuantan, becek dan berlumpur saat hujan dua hari ini di wilayah Kabupaten Kuansing, seperti Ahad (7/9/2025).

TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Sebagian pedagang taman jalur dan eks pedagang PT Ludin-Jalan Jendral Sudirman Telukkuantan yang direlokasi ke kawasan Pasar Lumpur Telukkuantan, berkeluh kesah.

Pasalnya, sejak dipindahkan tanggal 26 Agustus 2025 lalu, omzet pendapatan mereka jauh menurun. Lokasi yang mereka tempati kurang layak. Saat panas, berdebu dan saat hujan seperti dua hari ini, lokasi mereka becek dan berlumpur. Persis seperti nama area itu.

Di mana lokasi relokasi pedagang, masih jalan tanah. Kondisi itu juga membuat pembeli enggan masuk dan membeli dagangan mereka. Bahkan, ada di antara mereka yang berjualan sampai malam hanya membawa uang Rp20.000 sampai Rp50.000 sampai malam. Untuk mengurangi becek dan lumpur, para pedagang dengan gotong royong sudah menimbun jalan dengan sirtu sebanyak 20 mobil.

Kondisi ini disampaikan sekitar 20 pedagang kaki lima (PKL) yang di relokasi ke area baru, pasar lumpur pada Kadis Kopdagrin Kuansing, Delis Martoni yang langsung menemui pedagang di lokasi, Ahad (7/9/2025).

Delis Martoni mengakui kalau dengan kondisi sekarang, hujan, area ini akan becek dan jalan berlumpur. Delis Martoni bahkan langsung menghubungi Kadis PUPR Kuansing Ade Fahrer untuk meninjau lokasi Pasar Lumpur yang ditempati pedagang bila memungkinkan untuk dilakukan perbaikan jalan area pedagang Pasar Lumpur.

Pedagang yang dipindahkan ke lokasi ini, sesuai surat edaran Bupati Kuansing H Suhardiman Amby MM tertanggal 26 Agustus 2025, nomor :510/Kopdagrin-dag/VIII/2025/1875 dan Surat Edaran (SE) Bupati Kuansing nomor :510/Kopdagrin-dag/VIII/2025/1876 tertanggal 26 Agustus 2025. Tetapi karena jumlah pedagang banyak, sebagian memilih pindah ke kawasan hutan kota Pulau Bungin Desa Koto Taluk.

Lokasi pedagang yang dipindahkan ini, hanya bersifat sementara. "Dari awal lokasi ini hanya sementara. Pemkab melalui Dinas Kopdagrin, tetap akan mencarikan solusi yang terbaik untuk pedagang," ujar Delis Martoni.

Di pertemuan itu, Delis Martoni menawarkan solusi agar para pedagang yang kini ada di Pasar Lumpur mau pindah ke lantai dasar Pasar Rakyat Telukkuantan. Lantai dasar gedung utama Pasar Rakyat itu, dinilai layak dan bisa menampung para pedagang.

"Sesuai arahan pimpinan, para pedagang bisa menempati lantai dasar Pasar Rakyat. Disana ada listrik, ada MCK dan aman dari panas dan hujan. Dan kita akan tata dan perbaiki lantai dasar gedung Pasar Rakyat itu. Sehingga nyaman dan tertata," ujar Delis Martoni.

Dinas Kopdagrin, lanjut Delis Martoni, memang ingin melakukan penataan para pedagang di satu tempat. Sehingga orang yang datang ke Kuansing, tau dimana mereka bisa belanja, atau mencari jajanan makanan pada malam hari. Tidak seperti sekarang, para pedagang berjualan di banyak tempat.

Namun usulan para pedagang, tetap akan disampaikannya pada Sekda dan Bupati Kuansing untuk mencari solusi yang terbaik.(dac)

 

Editor : Edwar Yaman
#pkl #Pasar lumpur #kadis kopdagrin kuansing #pasar rakyat #delis martoni