Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

BPBD Sebut Karhutla Tersisa di Dumai dan Rohil

Redaksi • Sabtu, 15 November 2025 | 14:03 WIB
Petugas BPBD Inhil melakukan persiapan di posko saat akan memadamkan api yang membakar lahan di Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, Kamis (13/11/2025).
Petugas BPBD Inhil melakukan persiapan di posko saat akan memadamkan api yang membakar lahan di Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, Kamis (13/11/2025).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Hujan yang mulai mengguyur Provinsi Riau cukup membantu proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Saat ini, karhutla di Riau dilaporkan tersisa di Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal mengatakan, meskipun intensitas hujan masih ringan, namun hal tersebut sudah cukup membantu proses pemadaman.

“Karhutla saat ini dilaporkan tinggal di Kota Dumai dan Kabupaten Rohil. Hujan yang terjadi belakangan ini cukup membantu proses pemadaman,” ujarnya kepada Riau Pos, Jumat (14/11). Di Dumai, karhutla dilaporkan terjadi di Bukit Batrem Kecamatan Dumai Timur. Sementara di Rohil, Karhutla dilaporkan terjadi di Kecamatan Pujud. “Sementara untuk daerah lainnya dilaporkan sudah padam dan ada juga yang masih proses pendinginan seperti di Kampar,” sebutnya.

Sementara itu, untuk permintaan bantuan helikopter water bombing ke pemerintah pusat, hingga saat ini pihaknya masih menunggu. Pasalnya proses tersebut memerlukan waktu cukup lama.

“Untuk bantuan helikopter water bombing kami belum dapat kabar. Mudah-mudahan Karhutla di Riau segera tuntas, karena kalau sempat meluas akan sulit kalau hanya dipadamkan oleh tim darat,” ujarnya.

Di Pekan Tua Inhil Berhasil Dipadamkan

Sempat meluas hingga 16 hektare (ha), karhutla di Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali berhasil dipadamkan tim gabungan yang bekerja sejak dua pekan lalu.

Kalaksa BPBD Inhil Raja Arliansyah melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Ari Syuria saat dikonfirmasi membenarkan karhutla di Desa Pekan Tua telah padam. ‘’Hari Kamis (13/11) petang, tim gabungan sudah berhasil memadamkan api di Pekan Tua dan tim reaksi cepat juga sudah kembali ke posko BPBD,” katanya.

Dijelaskanya, beberapa hari terakhir ini tim gabungan telah melakukan pemadaman di tiga titik api di dua kecamatan yang luas keseluruhannya mencapai 70 hektare. “TRC sempat membagi 4 regu, 1 regu pemadaman di Desa Bayas Jaya yang luasnya mencapai 7 hektare, 1 regu di Pekan Tua dan 2 regu lagi di Desa Pancur yang luas lahan terbakar sekitar 46 hektare,” ucap Ari.

Untuk saat ini lanjutnya, tiga titik api yang sempat meluas sudah berhasil seluruhnya berhasil dipadamkan dan pendinginan. “Alhamdulillah sudah padam semuanya, dan kami tetap koordinasi dengan pihak desa dan petugas disana, semoga api tidak muncul lagi,” ujarnya.

Saat ini cuaca di Inhil sangat panas dan rawan terjadinya karhutla sehingga BPBD Inhil terus melakukan pemantauan. “Cuaca rawan panas ini lahan rawan terbakar. Jadi, bagi masyarakat yang mengetahui ada titik api maka segera laporkan ke kami atau petugas sekitar supaya api capat dilakukan pemadaman dan tidak meluas,” tuturnya.

Dua Titik di Kampar juga Padamkan

Karhutla kembali terjadi di Kabupaten Kampar, Jumat (14/11). BPBD Kabupaten Kampar mencatat dua titik kebakaran, masing-masing di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang dan Desa Ridan Permai, Kecamatan Bangkinang Kota.

Kalaksa Pusdalops PB BPBD Kampar Adi Candra Lukita menjelaskan, kebakaran lahan di Desa Rimbo Panjang terjadi pada lahan gambut dan semak belukar di titik koordinat 0°26›30.3»N, 101°18›11.4»E.

Jenis kebakaran yang terjadi adalah ground fire (api merambat di bawah permukaan tanah) dengan luas terdampak sekitar 1 hektare. “Satgas TRC Pusdalops-PB BPBD Kampar melakukan penyekatan, pemadaman, dan pendinginan di lokasi,” ujar Adi Candra.

Kebakaran kedua berada di wilayah Desa Ridan Permai yang berbatasan dengan Desa Salo Timur, pada koordinat 0°16›31.0»N, 101°02›25.0»E. Lahan yang terbakar meliputi gambut, semak belukar, kebun sawit, dan kebun karet. Jenis kebakaran juga merupakan ground fire dengan luas terbakar sekitar 3 hektare. “Api sudah berhasil dipadamkan, namun petugas masih menemukan sejumlah titik asap dan melakukan pemantauan lanjutan,” jelas Adi Candra.

4 Titik Panas di Riau

Sempat menyumbang belasan titik panas pada, Kamis (13/11) pukul 23. 00 WIB, namun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru hanya menemukan 4 sebaran titik panas di wilayah Riau, Jumat (14/11).

Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru Yasir Prayuna menjelaskan, pada pukul 16.00 WIB, titik panas wilayah Sumatera tercatat muncuk di Riau, tepatnya di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) sebanyak 4 titik. ‘’Visibility di Pekanbaru berkisar 10 km, Rengat 8 km, Pelalawan 8 km, dan Tambang 10 km,’’ ujarnya.

Di sisi lain cuaca di Provinsi Riau sejak pagi hari terpantau cerah berawan tanpa adanya potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Namun memasuki siang hingga sore hari cuaca terpantau cerah berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti,Pelalawan, Indragiri Hilir, Kampar dan Kuantan Singingi.

Malam hari cuaca cerah berawan . Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir dan Pelalawan.

Dini hari udara kabur berawan mendominasi. Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Kota Dumai. ‘’Suhu udara di Provinsi Riau berkisar antara 23 derajat Celcius hingga 34 derajat Celcius,’’ ujarnya.

“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Kepulauan Meranti, Siak, Bengkalis, Rokan Hulu, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir pada siang/sore dan malam hari,” imbaunya.(sol/fad/kom/ayi)

Editor : Bayu Saputra
#bmkg #karhutla #hotspot #karhutla riau #bpbd