PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 150 mahasiswa Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) resmi memulai Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) di Kecamatan Binawidya, Senin (5/1/2025). Kegiatan PBL ini terdiri dari PBL I, PBL II, dan PBL III yang melibatkan 26 kelompok mahasiswa yang tersebar di dua kelurahan utama. Meliputi Kelurahan Binawidya dan Kelurahan Simpang Baru dalam Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Baru.
Pembukaan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Rektor UHTP Prof Dr Syafrani M.Si, Dekan Fakultas Kesehatan Ns. Abdurahman Hamid, M.Kep, Sp.Kep.Kom, Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat Dr Reno Renaldi SKM MKes, Camat Binawidya Indah Vidya Astuti SSTP, Kepala Puskesmas Simpang Baru drg Hidayani, Lurah Binawidya dan Lurah Simpang Baru serta Kapolsek Binawidya yang diwakili oleh Aipda Ari Sujatna dan Komandan Koramil 06/Sukajadi yang diwakili Pelda Misbahudin. Turut hadir pula pembimbing lapangan dan dosen pembimbing akademik.
Secara spesifik, PBL I fokus pada pengumpulan data dan identifikasi masalah kesehatan masyarakat. Mahasiswa melakukan survei mendalam, seperti mengukur prevalensi penyakit menular, kondisi sanitasi lingkungan, pola gizi di Masyarakat dan masalah kesehatan lainnya.
Di Kelurahan Binawidya dan Simpang Baru mahasiswa mengidentifikasi isu prioritas yang diperoleh dari pengumpulan data langsung dari warga untuk membangun pemahaman yang akurat. Selanjutnya, PBL II menekankan perencanaan dan intervensi. Berdasarkan hasil identifikasi dari tahap sebelumnya, mahasiswa merancang program aksi yang dimulai dari pelaksanaan MMD dan dilakukannya intervensi dalam memecahkan masalah kesehatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, memastikan solusi yang relevan dan berkelanjutan dan PBL III pelaksanaan monitoring dan evaluasi.
Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru dr H Zainal Abidin MPH menyebutkan, setiap mahasiswa harus belajar teori dan praktek. Untuk teori sudah diberikan oleh para profesor dan dosen lainnya.’’Tinggal lagi kita membumikan teori itu menjadi praktek lapangan.Pada praktek lapangan mahasiswa akan ketemu dengan struktur organisasi pemerintah daerah mulai dari Bupati, Wali Kota, Camat, Lurah, Kepala Desa dan RT RW,’’ ujarnya.
Rektor Universitas Hang Tuah Pekanbaru Prof Dr Syafrani MSi berharap mahasiswa dapat melaksanakan PBL secara baik, menjaga adab, etika dan dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan kesehatan melalui edukasi langsung. Semoga mahasiswa dapat membantu mengurangi risiko penyakit jangka panjang, menyelesaikan masalah local, membangun kapasitas komunitas dengan melibatkan warga secara aktif, sehingga menciptakan kemandirian dalam pengelolaan kesehatan. Akhirnya, program ini memperkuat hubungan antara universitas dan masyarakat.
Camat Binawidya Indah Vidya Astuti SSTP menyebutkan mengapresiasi wilayahnya menjadi wilayah sasaran PBL. Kecamatan siap berkontribusi dan berkolaborasi dengan mahasiwa Kesmas UHTP. ‘’Kami siap ikut dalam kegiatan pemilahan sampah (Bank Sampah Indah Widya) guna mendukung program Pekanbaru Green City,’’ ujarnya.(nto/c)
Editor : Edwar Yaman