SIAK (RIAUPOS.CO) - Sedikitnya empat hektare lahan perusahaan di Kecamatan Koto Gasib terbakar pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB dan berhasil dipadamkan pada pukul 19.00 WIB. Lalu, pendinginan dilakukan sampai tengah malam.
Kalaksa BPBD Kabupaten Siak Novendra Kasmara mengatakan, untuk memadamakn api diturunkan sejumlah mobil pemadam, 5 unit ekskavator perusahaan, 3 unit mesin robin, selang 6 rol, nozle 3 pcs diturunkan dalam melakukan pemadaman bersama anggota Damkar BPBD Gasib 6 orang, Polri 6, karyawan PT. WSSI 10, dan PT. RAPP 10 orang. Disebutkan Novendra, tim melakukan pemadaman dan pemblokiran agar tidak meluas ke area yang lain.
“Kondisi lahan gambut yang cukup kering, akses ke lokasi sulit dijangkau menjadi kendala dalam melakukan pemadaman,” jelas Novendra.
Titik koordinat lokasi terbakarnya lahan 0.77154137 / 101.81133832, dengan penyebab dalam penyelidikan Polsek Gasib. Telah dibuat embung dan kanal bloking di seputaran lahan yang terbakar, sebagai langkah memutuskan dan mencegah api merambat ke lokasi lainnya.
Sementara sebelumnya di hari yang sama pada pukul 15.00 WIB, petang harinya, di Kampung Libo Jaya Rt01/Rw09, Kecamatan Kandis, terbakar tanah mineral, lahan kosong semak dengan luas 0,25 hektare. Api berhasil dipadamkan pada pukul 17.30 WIB, oleh tim Damkar BPBD Kandis 7 orang, TNI 1 orang, Polri 2 orang, Damkar PHR 5 orang, Damkar Ivomas 2 orang.
“Kami menurunkan satu uunit mobil water supply 5.000 L, mesin kholer 1 unit, 1 unit mobil damkar PHR, 1 unit mobil damkar Ivomas sebagai upaya dalam melakukan pemadaman dan pemblokiran agar tidak meluas ke area yang lain,” jelas Novendra.
Lokasi berada di titik koordinat 0.924572 / 101.1638033, dan api sudah berhasil dipadamkan. Untuk Januari 2026, kebakaran lahan ini merupakan kali kedua, sebelumnya terjadi di Petaling Jaya RT 02, RK 04 Desa Perawang Barat, Kecamatan Tualang dengan luas 0,25 hektare pada Senin (12/1/2026) lalu.(mng)
Editor : Edwar Yaman