PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Riau mewakilkan satu peserta yakni Friska Alamanda dalam Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) untuk program The Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP) 2026.
Kini, Friska telah kembali ke Riau dan memaparkan kegiatannya selama ikut program ini kepada Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Riau Yurnalis Basri SSos MSi, Senin (13/4/2026).
Dalam pertemuan di Kantor Sutomo Dispora Riau ini, Friska mengatakan literasi digital menjadi isu penting dalam tema diskusi peserta SSEAYP 2026 di tengah maraknya disinformasi dan kejahatan dunia digital seperti internet.
Baca Juga: Marjani Ditahan, Tim Advokat Tegaskan Gugatan PMH Tetap Jalan
Bahkan, tema tersebut menjadi referensi dalam menyusun tugas akhir atau Post Program Innovation (PPI) bagi peserta SSEAYP.
'‘Generasi muda dituntut untuk cakap literasi digital agar mampu mengambil manfaat positif sekaligus terhindar dari dampak negatif teknologi digital yang terus berkembang. Perlu berbagai upaya dari stakeholder dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan literasi digital pada generasi muda,’’ ujarnya.
Kadispora Riau Yurnalis Basri memberikan apresiasi atas keberhasilan Friska Alamanda mewakili Provinsi Riau dalam menjalani program SSEAYP. Yurnalis turut mendukung penyusunan project atau tugas akhir yang menyoroti pemanfaatan teknologi digital bagi masyarakat khususnya generasi muda.
Baca Juga: Wawako Pekanbaru Imbau Sekolah Tidak Gelar Perpisahan Mewah, Hindari Bebani Wali Murid
"Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, kami mengucapkan selamat kepada Friska dan Harapan kami agar ilmu dan pengalaman positif yang diperoleh dapat diaplikasikan di tengah masyarakat," ujar Yurnalis Basri didampingi Sekertaris Dispora Riau Nur Hamdi ST, Kepala Bidang (Kabid) Layanan Kepemudaan Helfandi SE MSi, dan Kabid Pembudayaan Prestasi Olahraga Rinov Eka Mondrie SSTP MSi.
Yurnalis menambahkan, Friska siap berbagi ilmu dan pengalaman selama ikut program ini dalam satu kegiatan semacam seminar yang direncanakan pada Mei mendatang. ‘’Friska akan menjadi narasumber bersama mentor program SSEAYP asal Jepang nantinya,’’ jelasnya.
SSEAYP 2026 merupakan program pemerintah Jepang dan Kemenenterian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI untuk membangun persahabatan, pertukaran budaya, dan kolaborasi internasional antarpemuda dari 10 negara ASEAN dan Jepang. Friska Alamanda merupakan 1 dari 16 utusan asal 16 provinsi di Indonesia yang lolos program ini.
Baca Juga: Kemenkum Riau Terima Sekretaris Itjen Kemenkum RI, Perkuat Pengawasan Internal
Program ini berlangsung sejak 15 Januari 2026 dimulai di negara Jepang yang berlangsung selama dua pekan. Peserta melanjutkan perjalanan ke Singapura selama lima hari dan berakhir di Thailand selama sepekan.
Menariknya perjalanan antarnegara para peserta berlayar menggunakan Kapal Nippon Maru. Selama di kapal, seluruh peserta mengikuti program pendidikan, sosial, seni dan budaya yang telah ditentukan panitia.
(Kabid) Layanan Kepemudaan Helfandi menambahkan, Friska merupakan utusan asal Pekanbaru yang ikut seleksi PPAN di tingkat Provinsi Riau bersama empat lainnya pada tahun 2025 lalu.
Baca Juga: KPK Resmi Tahan Marjani, Ajudan Gubri Nonaktif Abdul Wahid
Namun, saat seleksi tingkat nasional, hanya Friska yang lolos seleksi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). ‘’Yang menentukan Kemenpora dan baru diberangkatkan tahun ini,’’ ujarnya.(das)
Editor : M. Erizal