PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Awal pekan ini titik panas di Provinsi Riau mengalami peningkatan yang cukup tajam. Berdasarkan pantauan radar citra satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Provinsi Riau kembali menyambang sebanyak 491 titik panas.
Dengan 491 titik itu, Riau menjadi urutan kedua terbanyak hotspot di Pulau Sumatera setelah Provinsi Sumatera Selatan yang mencapai 1.429 titik. Berdasarkan situs https://www.bmkg.go.id konsentrasi Particulate Matter (PM2.5) Pekanbaru atau 182.3 µg/m3 yang membuat kualitas udara di Kota Bertuah masuk kategori sangat tidak sehat, pada pukul 08.26 WIB.
Menurut Forecaster On Duty Gita Dewi S, Senin (24/8/2026), Particulate Matter (PM2.5) adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2,5 µm (mikrometer). Pengukuran konsentrasi PM2.5 menggunakan metode penyinaran sinar beta (Beta Attenuation Monitoring) dengan satuan mikrogram per meter kubik (µg/m³). Melihat kondisi kabut asap yang masih terjadi, membuat kualitas udara di Kota Pekanbaru dan sejumlah wilayah Riau masuk kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.
Baca Juga: Hari Ini, Presiden Prabowo Dijadwalkan Tinjau Karhutla di Kampar
Hal ini dipicu dengan masih meningkatnya jumlah titik panas (hotspot) update pukul 23.00 WIB yang terjadi di wilayah Sumatera juga mengalami peningkatan yang fantastis.
Tercatat sebanyak 2.945 titik panas yang hampir menyebar di seluruh daerah di Pulau Sumatera. Sedangkan untuk sebaran titik panas di Pulau Sumatera diantaranya berada di Provinsi Sumatera Selatan dengan 1.429 hotspot, disusul Provinsi Riau dengan 491 titik, Jambi 437, Lampung 203, Aceh 114, Bengkulu 19, Sumatera Utara 64, Sumatera Barat 20, Bangka Belitung 115, dan Provinsi Kepulauan Riau 53.
Untuk sebaran titik panas di Provinsi Riau masih didominasi Kabupaten Pelalawan dengan 239 titik panas disusul Kabupaten Indragiri Hilir dengan 166 titik panas.
Baca Juga: Riau Dikepung Kabut Asap
"Kabupaten Bengkalis dengan 30 titik panas, Kota Dumai 3, Kampar 9, Siak 7, Rokan Hulu 12, Rokan Hilir 8, Kuantan Singingi 4 dan Indragiri Hulu 13," tegasnya.
Editor : Rinaldi