Indeks Harmoni Riau 2026 Capai 7,32, Peringkat 10 Nasional

Dofi Iskandar • Dipublikasikan Selasa, 3 November 2026 | 15:12 WIB
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rachmat.(Istimewa)
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rachmat.(Istimewa)

 

PEKANBARU (RIAU POS.CO) - Provinsi Riau berhasil meraih nilai 7,32 dalam pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Tahun 2026. Capaian tersebut masuk kategori sangat baik dan menempatkan Riau pada peringkat 10 dari 38 provinsi di Indonesia.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rachmat SSTP MSi mengatakan, pengukuran dilakukan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri melalui survei digital di 12 kabupaten/kota dengan jumlah 96.673 responden.

Nilai tersebut melampaui target RPJMD Provinsi Riau 2026 sebesar 6,6 dengan tingkat capaian 110,91 persen. Bahkan, realisasi ini telah melewati target akhir RPJMD sebesar 7,0.

 Baca Juga: Harga Cabai Merah Mulai Normal di Bengkalis, Giliran Harga Sayur yang Naik

Berdasarkan hasil pengukuran, dimensi harmoni keberagamaan memperoleh nilai tertinggi sebesar 7,57, disusul harmoni budaya 7,35, harmoni sosial 7,30, dan harmoni ekonomi 7,11.

Meski seluruh dimensi masuk kategori sangat baik, harmoni ekonomi menjadi perhatian karena memperoleh nilai terendah. Bahkan, dimensi tersebut masih berkategori baik di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan nilai 6,89, Indragiri Hulu 6,97, dan Rokan Hilir 7,00.

Untuk tingkat kabupaten/kota, seluruh daerah memperoleh kategori sangat baik dengan nilai 7,17 hingga 7,38. Rokan Hulu, Kampar, dan Siak menjadi daerah dengan nilai tertinggi, masing-masing 7,38. Sedangkan Kepulauan Meranti memperoleh nilai terendah, yakni 7,17.

Sementara itu, dari 172 kecamatan di Riau, sebanyak 159 kecamatan berkategori sangat baik, 12 kecamatan baik, dan satu kecamatan moderat, yakni Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, dengan nilai 5,93.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Kuansing Prihatin Pekat Merajalela di Telukkuantan

Boby menyebutkan, peningkatan capaian tahun ini cukup signifikan dibandingkan 2025. Saat itu, nilai IHaI Riau sebesar 6,67 dengan jumlah responden 5.349 orang. Pada 2026, jumlah responden meningkat menjadi 96.673 orang.

Meski demikian, terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki, terutama pemerataan responden. Sebab, 64,37 persen responden berasal dari Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hulu.

Menindaklanjuti hasil tersebut, Kesbangpol Riau merekomendasikan penguatan ketahanan ekonomi, perluasan kesempatan kerja dan kewirausahaan, peningkatan partisipasi perempuan serta generasi muda, hingga pemeliharaan kerukunan sosial, budaya, dan keberagamaan.

Hasil pengukuran juga akan disampaikan kepada seluruh bupati dan wali kota sebagai bahan evaluasi dan penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Baca Juga: Turun Tipis, Harga Kelapa Sawit Mitra Plasma Pekan Ini Jadi Rp3.762 per Kg

"Penguatan harmoni perlu dilakukan secara merata, tidak hanya menjaga kerukunan antar umat beragama, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan partisipasi seluruh kelompok masyarakat," ujarnya, Selasa (3/11/2026).(dof)

Editor : Edwar Yaman
Indeks Harmoni Riau kesbangpol riau provinsi riau boby rachmat