PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Bagi masyarakat dan pengendara kendaraan bermotor roda dua dan roda empat yang saat ini hanya diperbolehkan untuk melintasi Jembatan Sungai Rokan dengan arus lalu lintas buka tutup tidak perlu cemas berlebihan.
Pasalnya, Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau menyatakan kondisi Jembatan Sungai Rokan yang berada di ruas jalan provinsi Tandun-Pasirpengaraian tepatnya di Desa Suka Damai Kecamatan Ujung Batu, tidak ada penambahan kemiringan jembatan sejak Sabtu (23/11/2024) lalu dihantam derasnya aliran air Sungai Rokan yang dipicu tingginya curah hujan yang terjadi.
''Selama 2 pekan ini pilar jembatan Sungai Rokan tidak mengalami penurunan lagi," ungkap Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah VI Dinas PUPRPKPP Riau Rio Adriadi Putra saat menghadiri rapat koordinasi bersama dengan Pemkab, Forkopimda, Camat Ujung Batu, Polsek di Jajaran Polres Rohul, Kamis (5/11/2024) siang di ruang kerja Camat Ujung Batu.
"Sampai sekarang kami belum menerima rekomendasi secara resmi dari Dinas Perhubungan Rohul terkait penutupan Jembatan sungai Rokan yang mengalami kemiring hanya menerima rekomendasi melalui WA dimana isinya jembatan sangat kritis,'' sambungnya.
Disebutnya, jembatan Sungai Rokan yang berada di Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu disepakati hanya untuk dilewati oleh kendaraan roda dua dan roda empat.
Untuk jalan jalur alternatif disiapkan bagi kendaraan roda empat bermuatan dan roda enam ke atas.
''Kendaraan yang boleh melewati Jembatan Sungai Rokan hanya kendaraan roda dua dan roda empat. Mudah-mudahan secepatnya Jembatan Sungai Rokan dapat diperbaiki,'' sebutnya.
Sementara itu, Plt Kadis PUPR Rohul H Zulfikri ST menyampaikan, pihaknya akan mengikuti rekomendasi yang disepakati dari hasil rakor bersama terkait kondisi Jembatan Sungai Rokan yang sudah mengalami kemiringan dan kerusakan badan jembatan (kritis, red).
Dia mengkhawatirkan, dengan belum ditutupnya akses kendaraan bermotor yang melewati jembatan Sungai Rokan ini, akan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. '
'Kita berharap dalam rakor bersama ini, kita buatkan keputusan bersama terkait Jembatan Sungai Rokan yang kristis,'' jelasnya.
Sementara itu, Camat Ujung Batu Rio Pratama menyampaikan dalam rakor bersama ini perlu dicarikan solusi terbaik dengan kondisi jembatan Sungai Rokan yang telah mengalami kemiringan, sejak Sabtu (23/11/2024) lalu.
''Apabila jembatan Sungai Rokan ini ditutup total dan pengalihan arus lalulintas, tentu akan berdampak pada kehidupan masyarakat," ujarnya.
" Tentu pemerintah harus mencari jalan alternatif yang layak dilewati oleh pengendara kendaraan bermotor. Kita harus mengambil tindakan dan keputusan terhadap tindak lanjut terkait jembatan Sungai Rokan yang sudah miring selama hampir dua pekan,'' tutupnya.
Kapolsek Ujung Batu AKP Robby Hidayat SE menyatakan pihak kepolisian mendukung terhadap tindak lanjut perbaikan Jembatan Sungai Rokan.
Dengan harapan kepada pemerintah agar secepatnya mengambil solusi terhadap Jembatan Sungai Rokan yang merupakan akses utama ruas jalan provinsi yang menghubungkan Ujung Batu-Pasirpengaraian dan sebaliknya.
Berbeda dengan Kapolsek Kunto Darussalam AKP Buyung Kardinal SH MH, pihaknya mendukung apa yang menjadi keputusan bersama dalam rakor bersama terkait pembahasan Jalur Alternatif dan kondisi Jembatan Sungai Rokan yang mengalami kemiringan.
''Kami selaku Rayonisasi 1 Polsek Jajaran Polres Rohul siap mendukung dalam perbaikan Jembatan Sungai Rokan," ucapnya.
"Mari kita sama-sama mengecek kondisi jalur alternatif yang akan di lalui kendaraan roda empat dan roda enam yang ada di Kecamatan Kunto Darussalam Kerena Jalan dan jembatan yang ada perlu mendapat perhatian,'' terangnya. (epp)
Editor : M. Erizal