ROKANHULU (RIAUPOS.CO) - WAKIL Bupati Rokan Hulu (Wabup Rohul) H Syafaruddin Poti SH MH mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) mulai dari jenjang Paud, TK, SD, SLTP, SMA/SMK yang tersebar di 16 kecamatan agar berjalan transparan, adil dan bebas dari praktik titipan maupun pungutan liar.
Pernyataan tersebut disampaikan Wabup H Syafaruddin Poti kepada Riau Pos, Kamis (4/6), usai menghadiri acara Penandatanganan Pakta Integritas SPMB Jenjang SMA dan SMK Provinsi Riau Tahun Ajaran 2026/2027 di Balai Serindit, Komplek Gubernuran Riau, Pekanbaru.
“SPMB harus dilaksanakan secara jujur, transparan dan berkeadilan. Kami mengajak masyarakat ikut mengawasi pelaksanaannya. Jika ditemukan pelanggaran atau indikasi kecurangan, segera laporkan ke Pemkab Rohul melalui Disdikpora,” ujar.
Baca Juga: Petani Wajib Tahu! Ini Daftar 13 PKS di Rohul yang Beli TBS Sesuai Ketetapan Disbun Riau
Menurutnya, pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan SPMB, untuk memastikan proses penerimaan peserta didik berjalan sesuai aturan dan menjunjung tinggi prinsip keadilan bagi seluruh calon siswa.
Wabup menegaskan, pendidikan merupakan hak setiap anak yang telah dijamin negara, tanpa ada diskriminasi. Karena itu, tidak boleh ada praktik titipan, permainan kuota maupun pungutan liar yang dapat merugikan masyarakat dan mencederai kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Rohul. “Kita tidak ingin ada anak yang kehilangan haknya hanya karena adanya intervensi atau kepentingan tertentu. Semua peserta didik harus mendapatkan kesempatan yang sama dan wajib bersekolah,” tegasnya.
Baca Juga: SPMB Harus Transparan dan Adil Bebas Pungli
Sebagai bentuk komitmen mewujudkan SPMB yang transparan, objektif, adil, akuntabel serta bebas dari praktik diskriminasi dan pungli, lanjutnya, Pemkab bersama forkopimda dan Disdikpora Rohul telah melaksanakan penandatanganan pakta integritas yang dipimpin oleh Bupati Rohul.
Wabup mendukungan penandatanganan pakta integritas SPMB jenjang SMA/SMK Provinsi Riau yang juga menjadi bentuk komitmen bersama pemerintah, penyelenggara pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan SPMB yang bersih dan berintegritas.
“Pendidikan adalah investasi masa depan daerah. Proses penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2026 di Kabupaten Rohul harus dilakukan dengan penuh integritas, sehingga akan melahirkan generasi yang berkualitas dan berdaya saing, sesuai misi Kabupaten Rohul” tutupnya.(adv)
Editor : Arif Oktafian