SIAK (RIAUPOS.CO) - Embusan angin dari tepian Sungai Siak, membuat api membakar mess karyawan PT Panca Eka yang berada di Dusun I dan II, Kampung/Desa Merempan Hulu, Kecamatan Siak, semakin membesar dan menghanguskan satu blok bangunan semipermanen itu.
Ada lima blok bangunan mess karyawan di PT Panca Eka yang memproduksi kayu lapis atau tripleks itu. Lima blok itu dipagar dengan seng keliling.
Hanya ada dua pintu keluar. Pintu pagar depan untuk dua blok putra, pintu pagar belakang untuk tiga blok bagi karyawan putri.
Dikatakan Manajer Personalia Albert Simanjuntak, kejadian kebakaran sekitar pukul 09.44 WIB, dan berhasil dipadamkan pada pukul 11.00 WIB, oleh dua unit mobil Damkar BPBD Siak, dipimpin Kabid Damkar Erpan Efendi SSos, dan timnya terdiri dari 10 orang. Ada Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa.
“Lima blok sengaja kami pagar keliling untuk keamanan para pekerja itu. Akses pintu masuk hanya kami buat dua, di depan dan belakang,” terang Albert.
Sementara Kabid Damkar Erpan Efendi yang akrab disapa Andi itu mengatakan, mereka kesulitan mengakses blok yang terbakar karena dipagar keliling.
“Kami menumbangkan pagar seng samping blok, sehingga tim pemadam yang turun leluasa memadamkan api,” jelas Kabid Andi.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sebab menurut Manajer Personalia Albert Simanjuntak, sejak sepekan terakhir mereka sedang tidak memproduksi tripleks, jadi penghuni mes hanya tinggal beberapa saja.
Jika tidak ada produksi seperti ini, biasanya mess hanya digunakan untuk tempat beristirahat saja. Sebab sebagian besar, karyawan warga sekitar sini, Kecamatan Siak dan Mempura.
“Kebakaran mess putra 10 tahun lalu pernah terjadi di sini, pada bulan yang sama, namun tanggalnya 15 Mei 2015, pukul 10.15 WIB,” terang Albert.
Pantauan di lokasi, sejumlah pekerja perempuan berada di tumpukan barang barang mereka di tepi jalan dalam perusahaan.
Mereka mengemasi barang barangnya karena khawatir terdampak. Sementara situasi lingkungan perusahaan banyak bangunan kosong. (mng)
Editor : M. Erizal