SIAK SRIINDRAPURA (RIAUPOS.CO) - Berkolaborasi dengan TNI, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) diresmikan. Wakil Bupati (Wabup) Siak Syamsurizal mengikuti peresmian KDMP secara serentak melalui daring di KDMP Jayapura, Kecamatan Bungaraya.
Dari 1.061 KDMP yang diresmikan Presiden RI, salah satunya ada di Kabupaten Siak. Koperasi Merah Putih hadir sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan.
”KDMP memperpendek rantai pasok distribusi, serta menjaga stabilitas harga keperluan masyarakat di wilayah pedesaan,” kata Wabup Syamsurizal, Ahad (17/5) siang.
Baca Juga: Menjaga Harmoni dengan Instansi Vertikal tanpa Konflik Kepentingan
KDMP diharapkan dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasaran. ”Kami berharap harga produk yang dijual di koperasi ini bisa lebih rendah dari harga pasar, termasuk sembako, pupuk, dan kebutuhan masyarakat lainnya,” ujarnya.
Wabup Syamsurizal menekankan pentingnya pengawasan operasional koperasi agar berjalan sesuai tujuan dan tetap berpihak kepada masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan TNI/Polri dalam pengawasan dan pendampingan sangat penting untuk memastikan koperasi berjalan baik dan berkelanjutan. Selain itu, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM juga diminta aktif mengawasi stabilitas harga produk yang dijual.
Baca Juga: Berbobot 731 Kg, Sapi Brahman Milik Timbul Santoso Warga Sabak Auh Siak Jadi Sapi Kurban Presiden
Sementara itu, Komandan Kodim 0322/Siak Letkol Czi Andy Kurniawan menjelaskan bahwa TNI turut berperan sebagai pelaksana pembangunan Koperasi Merah Putih di daerah.
Letkol Andi menyebutkan, dari total 131 koperasi yang direncanakan di Kabupaten Siak, sebanyak 79 koperasi telah terdaftar di portal nasional, dengan 76 unit masih dalam tahap pembangunan.
Persentase pembangunan koperasi di Kabupaten Siak saat ini telah mencapai 53 persen. ”Sebanyak 20 koperasi sudah selesai dibangun, dan kami targetkan akhir bulan ini menjadi 35 koperasi,” jelasnya sambil menambahkan, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru di kampung-kampung.(mng)
Editor : Arif Oktafian