Satgas Karhutla Siaga 24 Jam, Camat dan Kades Ingatkan Warga Jaga Kebun Masing-masing 

Monang Lubis • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 08:53 WIB
Bupati Siak Dr Afni Zulkifli. (Dok Riaupos.co)
Bupati Siak Dr Afni Zulkifli. (Dok Riaupos.co)

SIAK (RIAUPOS.CO) -- Bupati Siak Dr Afni Zulkifli menginstruksikan seluruh unsur Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk meningkatkan pengawasan selama 24 jam.

Instruksi itu dikeluarkan setelah sebelumnya terpantau sekitar lima hingga enam titik yang terindikasi sebagai hotspot melalui pemantauan satelit. Setelah dilakukan pengecekan dan penanganan di lapangan, titik-titik tersebut tidak berkembang menjadi kebakaran besar.

Alhamdulillah, beberapa titik yang tadinya diduga hotspot atau firespot, yang kecil sudah dapat dipadamkan, dan yang lain juga dapat dikendalikan. "Seluruh tim satgas lintas instansi tetap mewaspadai karhutla 24 jam," kata Afni, Senin (24/8/2026). 

Baca Juga: Riau Dikepung Kabut Asap 

Kabupaten Siak, Riau, masih berada dalam kondisi zero firespot atau nihil titik kebakaran hingga Ahad (23/8/2026). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Siak tidak menurunkan kewaspadaan karena musim kering diperkirakan masih berlangsung.

Menurut Afni, kondisi nihil titik api tersebut merupakan hasil dari kewaspadaan dan respons cepat seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan Karhutla. Ia menegaskan tidak boleh ada celah bagi pihak yang sengaja melakukan pembakaran hutan maupun lahan. "Tidak ada toleransi apa pun terhadap para pelaku pembakar hutan, baik di kawasan hutan maupun di kawasan APL," ujarnya.

Bupati Afni menyebut sebagian besar kejadian karhutla disebabkan aktivitas manusia, termasuk pembukaan lahan dengan cara membakar. Karena itu, Pemkab Siak terus berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperkuat pencegahan sekaligus penegakan hukum.

Baca Juga: Hari Ini, Presiden Prabowo Dijadwalkan Tinjau Karhutla di Kampar 

Meski kondisi kebakaran di Siak terkendali, ancaman asap tetap membayangi. Kualitas udara di Siak saat ini masih berada dalam kategori sedang, namun asap kiriman dari daerah tetangga tetap di waspadai.

"Kita berpotensi terdampak asap kiriman dari daerah sekitar yang masih mengalami kebakaran seperti Pelalawan yang memiliki titik firespot. Karena itu, kita tetap meningkatkan kewaspadaan jika terjadi kabut asap tebal," kata Afni.

Karena itu, ia minta Satuan Tugas (Satgas) Karhutla yang terdiri TNI, kepolisian, BPBD, Manggala Agni, MPA dan pemadam api perusahaan di Kabupaten Siak, selalu berkomunikasi dan rutin melakukan patroli dan pemantauan untuk meningkatkan kewaspadaan karhutla. 

Baca Juga: DLH Kerahkan 201 Personel Bersihkan Sampah Pacu Jalur

Termasuk juga camat, penghulu jangan bosan mengingatkan pemilik kebun dan lahan untuk waspada. Bupati Afni dijadwalkan meninjau sejumlah lokasi pemantauan Tinggi Muka Air Tanah (TMAT), termasuk di Kecamatan Minas dan Tualang, yang mulai menunjukkan tingkat kewaspadaan.

Bupati Afni juga akan menggelar rapat besar pada Selasa mendatang dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, pemerintah provinsi, lembaga vertikal, Manggala Agni, organisasi masyarakat, Palang Merah Indonesia (PMI), Pramuka hingga elemen lainnya.

Editor : Rinaldi
satgas karhutla siaga camat dan kades bupati afni