TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) -- Di tengah fluktuasi harga beras di pasaran, Perum Bulog Kantor Cabang Tembilahan memastikan ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah Tembilahan dan sekitarnya dalam kondisi aman, termasuk untuk menghadapi bulan suci Ramadan.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Tembilahan, M Indra Firmansyah, Kamis (5/2/2026) mengatakan, harga beras SPHP tetap dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp13.100 per kilogram atau Rp65.500 per kemasan lima kilogram, sehingga dapat menjadi pilihan masyarakat untuk mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau.
"Ketika harga beras di pasaran tinggi, di situlah peran pemerintah hadir melalui Bulog untuk menyediakan beras bersubsidi bagi masyarakat," ujar Indra.
Dalam pendistribusiannya, Bulog Tembilahan menggandeng sekitar 200 mitra penyalur yang tersebar di Kota Tembilahan dan wilayah sekitarnya, meski yang aktif secara rutin berada di bawah 100 mitra.
Untuk menjangkau daerah tertentu, Bulog juga bersinergi dengan TNI dan Polri agar distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran. "Rata-rata penyaluran beras SPHP setiap bulan berkisar 150 hingga 200 ton," ungkapnya.
Ia menambahkan, beras SPHP yang disalurkan merupakan beras pulen yang didatangkan dari Palembang dengan kualitas terjaga.
Saat ini, Bulog Tembilahan telah menyiapkan sekitar 600 ton beras yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan. "Untuk bulan puasa, stok beras aman," pungkasnya.(*2)
Editor : Rinaldi