Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pemkab Kuansing Salurkan Bantuan Banjir Desa Tanjung Medang dan Mudiak Ulo, Air Sungai Sudah Surut

Desriandi Candra • Jumat, 20 Maret 2026 | 15:15 WIB

Plt Kadis Sosial PMD Kuansing, Dody Fitrawan SAP MM menyerahkan secara simbolis 85 paket bantuan banjir di dua desa di Hulu Kuantan pada Camat Hulu Kuantan, Azizman, Jumat (20/3/2026).
Plt Kadis Sosial PMD Kuansing, Dody Fitrawan SAP MM menyerahkan secara simbolis 85 paket bantuan banjir di dua desa di Hulu Kuantan pada Camat Hulu Kuantan, Azizman, Jumat (20/3/2026).

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Pemkab melalui Dinas Sosial PMD Kuansing, Jumat (20/3/2026) menyalurkan bantuan tanggap darurat bencana alam banjir yang melanda Desa Tanjung Medang dan Desa Mudiak Ulo Kecamatan Hulu Kuantan, Kamis (19/3/2026) kemarin.

Bantuan Pemkab sebanyak 85 paket itu diserahkan Plt Kepala Dinas Sosial PMD Kuansing, Dody Fitrawan SAP MM secara simbolis pada Camat Hulu Kuantan Azizman di Kantor Camat Hulu Kuantan.

"Sesuai instruksi pak Bupati, hari ini Dinas Sosial PMD menyalurkan bantuan pada warga dia desa ini yang terendam banjir luapan Sungai Batang Ulo," ujar Dody.

Bantuan yang diserahkan 85 paket itu, sebanyak 45 paket untuk masyarakat Desa Tanjung Medang dan 40 paket untuk masyarakat Desa Mudiak Ulo. Bantuan berupa makanan siap saji, serta kasur.

Bantuan tersebut selanjutnya akan di distribusikan oleh Camat Hulu Kuantan pada masyarakat yang terkena musibah.

Untuk kondisi sekarang, lanjut Dody, air sungai Batang Ulo sudah surut dan hanya meninggalkan sedikit genangan. Tidak ada warga dia desa itu yang harus diungsikan. Namun kewaspadaan tetap harus ditingkatkan.

Akibat luapan Sungai Batang Ulo dan arus yang deras, di Desa Koto Kombu Hulu Kuantan terjadi longsor. Longsoran itu terjadi Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kuansing, longsor terjadi akibat naiknya debit air secara tiba-tiba yang menggerus tanah di sekitar jalan semenisasi desa. Material tanah amblas dengan panjang sekitar 7 meter dari badan jalan.

Laporan kejadian diterima BPBD pada pukul 19.00 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan penanganan awal sekitar pukul 20.00 WIB melalui peninjauan ke lokasi terdampak.

Bupati Kuansing, Dr H Suhardiman Amby telah mengintruksikan, Dinas PUPR dan BPBD melakukan penanganan cepat. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan fasilitas umum, kantor, maupun sekolah dalam peristiwa tersebut.

“Tanah longsor terjadi akibat kuatnya arus Sungai Batang Ulo yang meluap dan menggerus badan jalan,”kata Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar.

BPBD Kuantan Singingi mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di sekitar aliran sungai dan daerah rawan longsor, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan. Warga juga diminta segera menghubungi call center BPBD apabila menemukan tanda-tanda terjadinya bencana.

"Kami terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan siap melakukan langkah cepat jika kondisi memburuk. Namun sekarang air sungai Batang Ulo sudah surut kembali," ujarnya.(dac)

Editor : M. Erizal
#banjir kuansing #bantuan banjir #dinas sosial pmd kuansing