Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Membangun Soliditas Team

R
Penulis: Redaksi❯
MACHASN. (Dosen Prodi Dokter Ilmu Manajmen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Unri)
MACHASIN. (Dosen Prodi Dokter Ilmu Manajmen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Unri)


Advertisement

Dalam konteks kepemimpinan strategis, Teamwork (Kerja Sama Team) bukan sekadar bekerja bersama-sama, melainkan sebuah sinergi di mana hasil kolektif jauh lebih besar daripada jumlah kontribusi individu. Teamwork merupakan satu kumpulan individu yang ada atau tergabung dalam satu sistem sosial yang lebih besar, seperti organisasi. 

Mereka dapat dikenal dan diidentifikasi oleh mereka sendiri dan juga pihak lain sebagai sebuah tim yang memiliki tujuan bersama, kesepakatan bekerjasama dan standar kerja serta prestasi disepakati bersama. Seorang pemimpin, tugasnya adalah mengubah sekumpulan individu berbakat menjadi satu unit yang kohesi di mana anggota tim saling bergantung satu sama lain dan  mempunyai  rasa kepemilikan bersama terhadap hasil akhir. 

Pertanyaannya, sudahkah Anda yang saat ini memegang kendali kepemimpinan dan kekuasaan mampu mengelola team yang solid sehingga mampu menciptakan sinergi dalam team.  Syarat untuk terciptanya sinergi dalam team, di antaranya setiap anggota memiliki tujuan yang sama, saling percaya,  komunikasi berjalan terbuka, kolaborasi lebih diutamakan daripada persaingan.

Sinergi membawa banyak kemanfaatan, di antaranya, meningkatkan produktivitas, mempercepat penyelesaian pekerjaan, mengurangi konflik,  mempermudah pemecahan masalah dan meningkatkan kreativitas dan inovasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan hasil kerja. 

Bagi para pemimpin yang hingga kini masih senang bekerja sendirian (karena menjalankan micro manager) perlu melakukan perubahan kearah terbentuknya spirit kebersamaan melalui manajemen Team. 

Advertisement

Istilah Team singkatan dari  Together  Every  One Achieves  More) ”bersama akan mencapai hasil yang lebih besar” T = Together ( Bersama) bermakna bahwa Kebersamaan adalah fondasi sebuah tim. Setiap anggota menyadari bahwa mereka merupakan bagian dari satu kesatuan yang memiliki tujuan bersama. Implementasi dalam organisasi Menyelaraskan visi dan tujuan. Artinya, Tidak ada keberhasilan tim tanpa kebersamaan.

E = Every one,  (Soliditas tidak dibangun oleh beberapa orang saja, tetapi oleh kontribusi seluruh anggota tim). Implementasi dalam organisasi menghargai setiap peran. Memberikan kesempatan berpendapat. Mendorong partisipasi aktif. Menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama. 

Artinya setiap anggota adalah bagian penting dari keberhasilan tim. A = achieves (Tim dibentuk untuk menghasilkan pencapaian, bukan hanya untuk berkumpul atau bekerja bersama). Implementasi dalam organisasi Menetapkan target yang jelas. Mengukur hasil kerja. Artinya  soliditas harus menghasilkan kinerja.

M = More ( lebih besar) makna kolaborasi menciptakan hasil yang lebih besar dibandingkan jumlah kontribusi masing-masing individu. Implementasi dalam organisasi menciptakan sinergi antar bidang. Berbagi pengetahuan dan pengalaman. Saling melengkapi kelebihan dan kekurangan. Menghasilkan inovasi melalui kerja sama. Artinya  sinergi menghasilkan nilai tambah. 

Tim yang solid  dibangun dari suatu perjalanan pengalaman yang kaya dari masing-masing anggota sehingga dapat saling mempengaruhi dan berbagi serta dapat merubah dan membentuk satu pola perilaku baru yang sinergis diantara mereka. kerjasama pada hakekatnya mengkondisikan adanyan dua pihak atau lebih yang berinteraksi secara dinamis untuk mencapai tujuan bersama. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

 Raih Energy Executive Award 2026, Kepemimpinan PLN UIP Sumbagteng Dinilai Perkuat Keandalan Jaringan Listrik Nasional

Raih Energy Executive Award 2026, Kepemimpinan PLN UIP Sumbagteng Dinilai Perkuat Keandalan Jaringan Listrik Nasional

Achmadi Abbas raih Energy Executive Award 2026 atas kepemimpinan PLN UIP Sumbagteng memperkuat jaringan listrik berkelanjutan.

Analisis Rekam Jejak Kepemimpinan Penting dalam Memilih Rektor Perguruan Tinggi

Analisis Rekam Jejak Kepemimpinan Penting dalam Memilih Rektor Perguruan Tinggi

Rekam jejak kepemimpinan dinilai penting dalam memilih Rektor Unri 2026–2030 demi keberlanjutan prestasi dan inovasi kampus.

Mengupas Tantangan dan Arah Kepemimpinan Rektor Masa Depan lewat Diskusi di Bawah Pohon Rindang Nan Teduh Tajaan IKA Fisip Unri

Mengupas Tantangan dan Arah Kepemimpinan Rektor Masa Depan lewat Diskusi di Bawah Pohon Rindang Nan Teduh Tajaan IKA Fisip Unri

Mengupas Tantangan dan Arah Kepemimpinan Rektor Masa Depan lewat Diskusi di Bawah Pohon Rindang Nan Teduh Tajaan IKA Fisip Unri

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer