Seorang warga di Kabupaten Kepulauan Meranti sempat dibuat panik setelah menerima tagihan pinjaman online (pinjol) sebesar Rp600 ribu, padahal ia merasa tidak pernah melakukan peminjaman.
Adalah Rudi (34), warga Selatpanjang, yang mendadak mendapat pesan penagihan melalui WhatsApp. Dalam pesan tersebut, ia disebut memiliki tunggakan pinjaman lengkap dengan bunga dan denda.
”Saya langsung bingung. Jangankan pinjam, aplikasi pinjol saja tidak pernah saya unduh,” cerita Rudi.
Karena penasaran, Rudi kemudian mencoba menelusuri asal-usul pinjaman tersebut melalui admin aplikasi. Namun hasilnya nihil.
Baca Juga: ALAMAAAK!!! Dua Kodi Seng Hilang
Namun, misteri itu akhirnya terungkap setelah ia berbincang santai dengan salah satu temannya. Alih-alih membantu, temannya justru mengaku sebagai ”dalang” di balik pinjaman tersebut.
”Alamaaak..! Ternyata dia pernah pinjam HP saya, katanya cuma mau cek nomor. Eh, rupanya sekalian daftar pinjol dan pinjam Rp600 ribu,” ungkap Rudi.
Mengetahui hal itu, Rudi mengaku antara kesal dan ingin tertawa. ”Saya kira disadap hacker profesional, ternyata hacker-nya tongkrongan sendiri,” katanya sambil geleng-geleng kepala.(wir)
Editor : Arif Oktafian