BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Guna menjalin silaturahmi dan berbagi, Pos TNI Angkatan Laut Posal Bengkalis Lanal Dumai, menggelar berbuka puasa bersama anak anak yatim dan melaksanakan Salat Magrib berjamaah, akhir pekan lalu.
Selain berbuka puasa bersama, Danpos TNI AL Posal Bengkalis Letda Laut (P) Arisman, juga menyalurkan santunan kepada anak yatim, yang dinilai sangat membutuhkan.
Komandan Pos TNI AL Bengkalis Letda Laut (P) Arisman menyampaikan rasa syukur, karena Pos TNI AL Posal Bengkalis telah melaksanakan berbuka puasa dan sekaligus melaksanakan salat berjamaah, bersama dengan para ustad di Bengkalis serta dapat memberikan santunan anak yatim.
“Alhamdulilah, kegiatan ini kami menyalurkan santunan kepada anak yatim di Bengkalis. semoga santunan yang telah kami berikan, dapat meringankan beban serta membantu anak anak yang sudah kehilangan orang tuanya. Semoga dapat dapat bermanfaat dalam menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini,” harapnya.
Sebelum berbuka puasa bersama anak yatim, ustad M Farduka dalam tausiahnya menyampaikan, bahwa menyantuni anak yatim merupakan pahala yang paling besar.
“Intinya menyantuni anak yatim merupakan pahala yang paling besar dan bisa membawa kita ke dalam surga. Dan saya sangat bangga dengan bapak bapak TNI AL yang telah menyantuni anak yatim yang dilaksanakan pada hari ini,” ucap Ustaz Farduka
Sementara, usai melaksanakan salat tarawih berjamaah, Ustad Filusman Lc dalam tausiahnya, juga menyampaikan, tentang kisah hidup imam al-Bukhari.
“Barang siapa yang mengikuti gerakan imam saat sholat secara lengkap maka sama pahalanya dengan salat satu hari satu malam,” jelas ustaz Filusman.
Ia menjelaskan, imam Al Bukhari saat meninggal dunia maka makamnya itu harum dan setiap orang yang melewati kuburnya tercium harum semerbak.
“Kuburannya itu sempat hilang di karenakan banyaknya orang yang melewati kuburan dan menggenggam tanah tersebut. Dan pada saat presiden sukarno berkunjung ke Rusia beliau meminta syarat sebelum beliau menginjakkan kaki ke tanah tersebut maka dengan syarat itu harus menemui makam imam al bukhari dan sampai menemukan makam tersebut,” jelasnya mengisahkan.
Ia juga berpesan, kepada TNI AL yang telah menjaga NKRI agar untuk meneladani keberanian Khalid bin Walid sebagai peda Allah SWT yang selalu menang saat pertempuran.
Laporan Abu Kasim (Bengkalis)
Editor : M. Erizal