Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Capella Honda Beri Tips Safety Riding saat Ramadan

Siti Azura • Senin, 17 Maret 2025 | 10:27 WIB
Capella Dinamik Nusantara memberikan tips aman atau safety riding selama bulan Ramadan, beberapa hari lalu.
Capella Dinamik Nusantara memberikan tips aman atau safety riding selama bulan Ramadan, beberapa hari lalu.

KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Sebagai pelopor kese­la­matan berkendara, PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Riau aktif memberikan tips dan edukasi mengenai safety riding. Tak terkecuali di momen Ramadan ini.

Instruktur Safety Riding PT CDN Riau Rama Dhandyano mengatakan, aktivitas berkendara pada saat bulan Ramadan berbeda dengan aktivitas berkendara pada hari biasa.

“Di bulan Ramadan, kami akan merasakan perubahan kondisi lalu lintas seperti munculnya warung penjual takjil dadakan di pinggir jalan. Kepadatan lalu lintas di jam tertentu terutama di lokasi pasar Ramadan dan munculnya banyak takjil gratis di pinggir jalan komunitas atau instansi tertentu,” ujarnya.

Selain itu, ia menyampaikan, bagi pengendara yang menjalankan puasa akan menghadapi beberapa perubahan seperti perubahan jam makan dan perubahan jam tidur yang berpengaruh terhadap fokus dan kemampuan dalam prediksi bahaya.

Sebab itu, ada 6 tips yang perlu dilakukan. Pertama, cukupkan istirahat. “Karena jam tidur berubah dari hari biasanya, atur ulang waktu tidur anda. Kurang tidur akan berpotensi mengakibatkan mudah lelah, ragu mengambil keputusan dan kesalahan dalam mengoperasikan kendaraan,” paparnya.

Kedua, buatlah rencana perjalanan. Situasi lalu lintas tentunya akan mengalami banyak perubahan. “Dengan merencanakan perjalanan, kita dapat menghemat waktu dan energi karena bisa terhindar dari kemacetan dan emosi yang tidak terkontrol,” ungkapnya.

Ketiga, atur asupan ma­kanan. Karena jam makan berubah dari hari-hari biasa, tambahkan asupan bernutrisi tinggi seperti mengonsumsi sayur, buah, vitamin dan memperbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka guna mencegah dehidrasi tubuh saat berkendara.

Keempat, lakukan pemanasan sebelum berkendara. Selain meningkatkan respon saat berkendara, pemanasan dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi kesiapan fisik untuk berkendara.

Kelima, berkendaralah de­ngan penuh konsentrasi dan pikiran positif. Hindarilah kegiatan lain yang menghabiskan energi seperti berkendara sambil menggunakan handphone, menggendong tas berat atau melakukan Gerakan gerakan yang menguras energi.

Keenam, tingkatkan prediksi bahaya. Perubahan perilaku pengguna jalan seperti pengendara yang tergesa-gesa menjelang waktu berbuka, pengendara yang menepi tiba-tiba saat waktu untuk membeli takjil dan munculnya pedagang yang menawarkan jajanan berbuka puasa di tepi jalan merupakan kondisi lalu lintas yang harus kita waspadai dengan melakukan prediksi bahaya berkendara. “Jagalah jarak yang aman dengan pengendara di depan sejauh 3 sampai 4 detik, kurangi kecepatan di area padat pengguna jalan, lakukan 4 T saat di persimpangan sebagai upaya yang dapat kita lakukan saat berada di daerah yang lebih ramai,” paparnya.

Selain 6 tips berkendara, pengendara wajib menggunakan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang dan sepatu sebagai upaya untuk meminimalisir efek negatif kecelakaan. Ia juga mengimbau pemotor untuk lakukan pengecekan kendaraan sebelum berkendara dan patuhi aturan lalu lintas sebagai upaya mengurangi potensi kecelakaan di jalan raya.(eca)

Editor : Arif Oktafian
#berkendara aman #safety riding #Berkendara di Bulan Puasa #capella honda #pt capella dinamik nusantara