Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Xiaomi Produksi Mobil Hybrid, Namanya Kunlun YU9, Satu Jam Dipesan 289.000 Unit, Ini Bocorannya

Redaksi • Sabtu, 12 Juli 2025 | 16:05 WIB
Bocoran mobil baru Xiaomi, bukan listrik biasa, tapi hybrid.
Bocoran mobil baru Xiaomi, bukan listrik biasa, tapi hybrid.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Raksasa teknologi Cina, Xiaomi dikabarkan tambah amunisi baru. Sukses lewat mobil sedan listrik SU7 dan SUV YU7, kini Xiaomi sedang membuat model ketiganya, mobil hybrid.

Dari bocoran yang didapat di media sosial Weibo, mobil terbaru Xiaomi diberi nama "Kunlun" alias YU9. Hebatnya, dalam waktu satu jam saja, YU7 diklaim telah diborong sebanyak 289.000 unit. Angka yang bikin pabrikan manapun ngelus dada, apalagi buat pemain baru di dunia mobil.

Berbeda dari SU7 dan YU7 yang full listrik, Xiaomi mulai ngelirik jalur hybrid buat YU9. Model ini bakal pakai mesin 1.5-liter turbocharged yang dikombinasikan dengan dua motor listrik.

Kombinasi ini disebut bisa menghasilkan tenaga tembus 400 hp, plus jarak tempuh total lebih dari 1.500 km. Mengutip CarNewsChina, baterainya juga didukung sistem 800 volt, sama kayak mobil listrik premium, buat ngecas supercepat.

Xiaomi bukan pemain biasa. Mereka bawa semangat startup, otak teknologi, dan duit segunung ke 'lintasan balap' industri otomotif.

Dari spyshot yang beredar, YU9 tampil lebih tegak dan bongsor, khas SUV sejati. Desainnya belum kelihatan jelas karena ditutup kamuflase, tapi kemungkinan besar bakal tetap bawa DNA desain Xiaomi: garis tajam, lampu menyipit, dan gaya modern futuristik.

Xiaomi, sebagai pemain dari dunia gadget, justru datang dengan keunggulan unik: mereka ngerti betul soal software, user experience, dan konektivitas. Hal yang jadi nilai jual utama mobil masa kini, bukan sekadar mesin dan suspensi.

Dengan format SUV besar dan konfigurasi 6-7 kursi, YU9 langsung nyelonong ke segmen yang sekarang dikuasai oleh Li Auto L9 dan Aito M9. Ini bukan pasar main-main, harga, fitur, dan kenyamanan jadi medan tempur utama.

Xiaomi sendiri bukan satu-satunya bintang baru dari Cina. Pasar otomotif global kini diserbu deretan nama yang dulu asing di telinga, BYD, Nio, Xpeng, Zeekr, Leapmotor dan banyak lagi, semuanya ngebut.

Mereka nggak cuma jago kandang; ekspansi ke Asia Tenggara termasuk Indonesia, Eropa, bahkan Amerika Latin udah jalan. Dan yang bikin pabrikan Jepang dan Korea mulai keringat dingin: mobil-mobil ini bukan cuma murah, tapi juga teknologinya canggih, desainnya keren, dan produksinya efisien.

Tahun ini bisa jadi titik balik industri otomotif dunia, dan semua mata sedang tertuju ke Beijing, bukan lagi Detroit atau beberapa Kota di Jepang yang jadi pusat otomotif dunia.

Masih terlalu dini buat bilang Xiaomi bakal ngalahin Tesla. Tapi satu hal pasti, mereka bukan sekadar numpang lewat. Dengan rekam jejak di dunia elektronik, fanbase loyal, dan strategi rapi, Xiaomi punya peluang besar jadi pemain dominan, bukan cuma di Cina, tapi juga global.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
#mobil hybird #suv besar #mobil listrik xiaomi #Mobil Cina