Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Amanda Manopo Tersesat di Desa Gaib Saat Mendaki Gunung Welirang di Film Dusun Mayit, Tayang di Bioskop Mulai 31 Desember 2025

Redaksi • Selasa, 30 Desember 2025 | 07:24 WIB
Salah satu adegan Amanda Manopo, Randi Martin, Fahad Haydra dan Ersya Aurelia dalam Film Dusun Mayit.
Salah satu adegan Amanda Manopo, Randi Martin, Fahad Haydra dan Ersya Aurelia dalam Film Dusun Mayit.

RIAUPOS.CO - Di penghujung tahun 2025, mulai tanggal 31 Desember, Film Dusun Mayit bakal meramaikan layar bioskop Tanah Air. Dusun Mayit diangkat dari thread viral karya JeroPoint dan merupakan garapan Rizal Mantovani.

Film ini mengisahkan tentang perjalanan empat anak muda mendaki Gunung Welirang, Jawa Timur.Mereka adalah Yuni (Amanda Manopo), Aryo (Fahad Haydra), Nita (Ersya Aurelia), dan Raka (Randy Martin).

Namun, petualangan yang semestinya jadi momen gembira berubah menjadi mimpi buruk.

Ceritanya dimulai dari Aryo, Yuni, Nita dan Raka, empat mahasiswa yang mendaki Gunung Welirang untuk mengisi liburan.

Di pertengahan jalan menuju tempat camp, Nita menemukan sesajen dan terjatuh ke sebuah telaga yang membuatnya kerasukan.

Setelah kejadian itu, Nita berubah. Ia menjadi seperti bukan dirinya sendiri, menyeringai seram, dan mengucapkan kata-kata berbahasa Jawa, “Siji, loro, telu... Sing podo teko, lali dalan mulih.”

Sejak saat itu, mereka mengalami banyak kejadian-kejadian janggal di luar nalar. Awalnya mereka yang khawatir denngan kondisi Nita, memutuskan untuk turun dari gunung. Anehnya mereka tak menemukan i jalan pulang.

Jalan seperti berputar di tempat yang sama, hingga keempatnya melihat pasar gaib, sosok seram, pagelaran wayang yang janggal, dan ilalang tak berujung yang menjebak mereka.

Dengan bantuan Mbah Surop, seorang kakek misterius, keempatnya tahu jika mereka sedang berada di Dusun Mayit, sebuah desa gaib yang menuntut tumbal dan Nita telah ditandai sebagai tumbal. Perjalanan yang semula dipenuhi sengan canda dan tawa berubah menjadi tangis, sakit hingga kehilangan.

Bagaimana akhir kisahnya? Apakah Nita bakal lolos jadi tumbal? Bisakah mereka pergi dari desa gaib itu atau akan terjebak selamanya?

Meski mengusung genre horor, film Dusun Mayit juga dibumbui dengan drama yang kental dengan makna persahabatan.

Amanda menceritakan, beratnya perjuangan memerankan karakter Yuni. Banyak hal yang perlu dipersiapkan, terutama ketahanan mental dan fisik. Sebab, proses syuting dilakukan di Gunung Welirang asli.

Amanda mengaku tidak pernah mendaki gunung ataupun menginap di tengah hutan selama beberapa hari tanpa sinyal. Menyadari perlu persiapan yang matang, dia menjalani latihan fisik sebelum syuting seperti olahraga rutin. Itu menjadi salah satu tantangan yang dihadapi di proyeksi film kali ini.

”Latihannya aja udah bikin ngos-ngosan, capek banget. Pas syuting ternyata lebih ngos-ngosan lagi,” kata Amanda di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

Belum lagi kondisi lapangan seperti medan jalan hingga jam syuting yang terbalik. ”Tidur juga jadi berantakan banget karena dari pagi sampai pagi lagi,” tutur Amanda.

Kendati demikian, keadaan itu menjadi keuntungan tersendiri bagi Amanda. Emosi yang harus ditunjukkan selama menjadi Yuni terasa lebih emosional dan natural.

”Kadang aku sendiri nggak tahu nangisnya seperti apa karena memang capeknya udah sampai di titik itu,” jelas Amanda.

Produser Rocky Soraya menambahkan, alur cerita yang disajikan tidak sepenuhnya diambil dari thread. Pihaknya, juga melakukan riset tambahan untuk menambah kekayaan cerita dan kekuatan karakter.

Mereka sempat melakukan observasi secara langsung, menggali informasi dari para pendaki yang pernah melintas Gunung Welirang.

”Dari tim saya riset dan banyak interview. Ceritanya sama, makanya Gunung Welirang ditutup karena banyak yang hilang. Mereka (pemain film Dusun Mayit) jadi yang pertama mendaki lagi. Dan itu jadi sesuatu yang menarik untuk di-eksplore,” papar Rocky.

Editor : M. Erizal
#malam tahun baru #film dusun mayit #gunung welirang #film horor #desa gaib