TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Bocah berusia 5 tahun di Dusun Pisang Lama, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang saat mandi di pelantar belakang rumahnya. Korban bernama M Fajar Alfarezen, ditemukan warga dalam kondisi terapung di sungai pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Peristiwa ini bermula pada Ahad (31/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu Fajar mandi bersama ayahnya, Irwandi di pelantar yang berada tepat di tepi sungai. Usai mandi, Irwandi meninggalkan anaknya sejenak untuk mengisi air di WC. Namun ketika kembali, korban sudah tidak terlihat di sekitar pelantar. Keluarga yang panik langsung melakukan pencarian dan meminta bantuan warga setempat.
Pencarian dilakukan hingga malam hari, namun keberadaan korban belum diketahui. Warga kemudian kembali menyisir area sungai dan sekitar lokasi kejadian pada keesokan harinya.
Setelah hampir 24 jam pencarian, tubuh korban akhirnya ditemukan mengapung tidak jauh dari lokasi ia terakhir terlihat. Penemuan tersebut mengakhiri pencarian yang melibatkan keluarga dan masyarakat sekitar.
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora SIK melalui Kapolsek Gaung AKP Edi Dalianto membenarkan kejadian tersebut.
"Benar, korban telah ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," ujarnya.
Baca Juga: Pimpin Apel Harlah Pancasila, Wabup Pelalawan: Jadikan Pedoman Jalankan Pemerintahan
Menurut Kapolsek, keluarga korban menolak dilakukan autopsi karena menganggap kejadian tersebut sebagai musibah. Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan resmi penolakan autopsi.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar pelantar maupun sungai.(*2)
Editor : Edwar Yaman