RENGAT (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mematangkan persiapan acara besar untuk pelaksanaan zikir dan doa bersama. Kegiatan tersebut sebagai upaya komprehensif menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.
"Ini ikhtiar dalam upaya antisipasi ancaman bencana hidrometeorologi. Untuk pelaksanaan zikir dan doa bersama itu, kami sudah menggelar rapat bersama," ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Inhu, Syaiful Bahri S.Sos, Rabu (3/12/2025).
Rapat bersama itu sebutnya, diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dimana, dalam rapat itu diagendakan zikir dan doa bersama pada Jum'at (5/12/2025) malam di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rengat.
Kegiatan itu sambungnya, merupakan ikhtiar spiritual yang diinisiasi pemerintah daerah untuk memohon keselamatan dan perlindungan dari potensi bencana hidrometeorologi selama musim penghujan.
Kehadiran lintas sektor pada bersama itu, menunjukkan keseriusan Pemkab Inhu dalam menghadapi ancaman bencana melalui pendekatan teknis dan spiritual. "Rapat tersebut mempersiapkan teknis pelaksanaan zikir dan doa bersama secara menyeluruh, mulai dari waktu hingga pengisi acara," katanya.
Zikir dan doa bersama tersebut akan melibatkan lebih kurang 1.000 undangan atau jamaah. Ribuan undangan itu berasal dari Forkopimda, seluruh ASN dan P3K di lingkungan Pemkab Inhu, jemaah masjid di Kota Rengat sekitarnya serta siswa-siswi YPAIR di wilayah tersebut.
Baca Juga: Harga Cabai Merah di Pekanbaru Terpantau Mulai Turun
Untuk itu harapnya, kepada OPD terkait agar persiapan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. "Kami juga mengimbau agar seluruh pondok pesantren di setiap kecamatan turut aktif melaksanakan zikir dan doa bersama di lokasi masing-masing," harapnya. (kas)