Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Antrean BBM di Inhu Sering Mengakibatkan Macet, Kelangkaan Solar Akibat Kuota Terbatas 

Raja Kasmedi • Jumat, 1 Mei 2026 | 20:12 WIB
Belasan mobil truk antre di SPBU Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat, Jumat (1/5/2026). (Kasmedi/Riaupos.co)
Belasan mobil truk antre di SPBU Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat, Jumat (1/5/2026). (Kasmedi/Riaupos.co)

 
RENGAT (RIAUPOS.CO) - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengalami kekosongan terutama jenis solar dalam beberapa pekan ini. Akibatnya, puluhan mobil jenis truk harus menunggu di beberapa SPBU tersebut.

Parahnya lagi, akibat antrean truk tersebut, sering terjadi macet di sekitar SPBU. Macet itu sering terjadi di SPBU Jalan Lintas Timur Dusun Berapit, Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida, Kabupaten Inhu. 

Penyebab macet tersebut, salah satunya akibat mobil truk yang antre, parkir di badan jalan. Mobil truk yang parkir di badan jalan itu, terutama dari arah Pekanbaru menuju Jambi.

Baca Juga: Sudah Dua Pekan, Antrean Kendaraan Masih Terjadi di SPBU Wilayah Kuansing

Seperti disampaikan salah seorang warga Kecamatan Seberida, Ahmad. "Mobil truk yang antri minyak di SPBU Dusun Berapit sering menyebabkan macet," ujar Ahmad, Jumat (1/5/2026).

Untuk itu harapnya, kepada pihak terkait hendaknya dapat mengatur lalulintas ketika terjadi antrean panjang. Karena apabila terus dibiarkan, tentunya akan sering terjadi macet di SPBU Dusun Berapit tersebut. 

"Mobil truk tidak turun ke bahu jalan lantaran bahu jalan terlalu rendah dari badan jalan. Selain itu, bahu jalan di daerah itu mengalami rusak," ungkapnya.

Baca Juga: Bersama Pengadilan Tinggi, Kemenkum Riau Perkuat Layanan Konsultasi Hukum dan Pendampingan Mediasi 

Terkait kelangkaan BBM jenis Solar di sejumlah SPBU di daerah itu, akibat sedikit kuota dari Pertamina. "BBM jenis solar cepat habis lantaran kuota sedikit dari Pertamina," Sriyanto salah satu pengelola SPBU di Kabupaten Inhu.

Untuk saat ini sebutnya, pihaknya mendapat kuota 700 Kilo Liter (KL). Namun sebelum mendapatkan kuota Solar mencapai 900 KL. "Memang akibat kekurangan BBM jenis solar, para sopir cukup lama antri," katanya. (kas)

Editor : M. Erizal
#antrean bbm spbu #antrean di spbu sebabkan kemacetan #indragiri hulu #antrean SPBU mengular