RENGAT (RIAUPOS.CO) - Jaringan listrik di sejumlah titik dalam wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), kembali normal pada pukul 21.30 WIB, Jumat (22/5/2026). Namun hingga pukul 00.00 WIB, jaringan listrik belum seluruh wilayah kerja PLN UP3 Rengat dapat normal.
Jaringan listrik dapar normal lebih awal yakni di Kecamatan Kelayang. Kemudian disusul jaringan listrik untuk wilayah Kecamatan Batang Gansal dan sekitarnya. Tidak lama kemudian, menyusul wilayah Kecamatan Rengat Barat. Hanya saja, di wilayah Kecamatan Rengat Barat, hanya sebagian lokasi.
"Alhamdulilla, Desa Simpang Selanjut Kecamatan Kelayang sudah menyala lampunya sekitar jam 20.27 WIB," ujar Maspur, Jumat (22/5/2026).
Baca Juga: PLN Ungkap Penyebab Gangguan Listrik di Sumatra, Sebagian Wilayah Sudah Pulih
Menurutnya, sejak pukul 18.40 WIB, wilayah Kecamatan Kelayang ikut terdampak listrik padam total. Sehingga warga hanya menggunakan penerangan seadanya.
Kemudian listrik kembali normal di wilayah Kecamatan Batang Gansal. "Kami di Batang Gansal listriknya sudah hidup sekitar jam 20.39," ujar Bujang Harmis.
Ia tidak mengetahui secara pasti penyebab listrik PLN di daerahnya mati mendadak sejak usia salat Magrib. "Seluruh pelanggan mengalami hal yang sama yakni mati lampu," ungkapnya.
Begitu juga di sebagian wilayah di Kecamatan Rengat Barat. "Listrik di tempat kami sudah mulai menyala sekitar jam 21.30 WIB," ujar Candra yang juga membuka usaha kedai kopi.
Hanya saja, sebut Candra, listrik untuk wilayah Kecamatan Rengat Barat belum merata dapat menyala. Listrik baru pulih di sekitar Jalan Lintas Timur dan Jalan rayya Pematang Reba - Rengat.
Ditempat terpisah, Humas PLN UP3 Rengat, Gita Lorena mengatakan bahwa, pihaknya masih mengupayakan penormalan. Karena tegangan masih swing dan proteksi di sisi Gardu Induk (GI) masih jalan. "Sehingga saat ini masih bertahap penormalannya," ucap Gita.
Penormalan dilakukan secara bertahap, mengingat kondisi tegangan masih naik turun. Sehingga proteksi di GI masih bekerja dan penormalan masih tertunda.
Pihaknya terus berupaya melakukan penormalan secara menyeluruh, namun masih terkendala tegangan masih naik turun. "Mohon maaf atas ketidaknyamananya. Saat ini, dari 9 penyulang di Inhu yang terdampak padam, sudah 4 yang dilakukan penormalan," terangnya.(kas)
Editor : Edwar Yaman