Kegiatan pelatihan dipandu oleh dokter spesialis berpengalaman, yakni dr Jojor Sihotang SpOG MKedKlin, dr Febriani SpOG Subsp KFM dan dr Wiwin Suhandri SpOG dan dihadiri sebanyak 30 warga setempat berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kampar.
Menurut Ketua Tim Pengabdian Masyarakat dr Jojor Sihotang SpOG MKedKlin, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA pada wanita usia subur di Kabupaten Kampar. Sekaligus melakukan skrining kanker serviks dengen melakukan pemeriksaan IVA pada warga di Puskesmas Kuok.
Bahkan hal ini juga menjadi salah satu upaya Fakultas Kedokteran Unri dalam mendukung peningkatan kesadaran masyarakat atas kanker serviks di Provinsi Riau.
"Kegiatan ini bertujuan agar bidan dapat melakukan skrining awal untuk deteksi dini kanker serviks menggunakan tes yang sederhana yaitu IVA test," ucapnya.
Sementara itu, Anggota Tim Pengabdian Masyarakat dr Febriani SpOG Subsp KFm menjelaskan, kegiatan ini tidak sekedar memberikan penyuluhan saja tetapi juga melakukan pemeriksaan IVA gratis pada pasien yang bersangkutan.
Bahkan kegiatan ini terbukti mampu menyedot antusiasme masyarakat sekitar, juga memberikan skrining atas kesadaran sendiri kepada para peserta yang hadir.
Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Fakultas Kedokteran Unri untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di Provinsi Riau.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama dalam mendukung upaya deteksi dini Kanker serviks dengan metode IVA yang sederhana," ungkapnya.
Disisi lain, dr Wiwin Suhandri SpOG sebagai salah satu anggota tim pengabdian masyarakat juga memberikan edukasi tentang pemeriksaan IVA test. Di mana tindak lanjut bagi pasien dengan hasil pemeriksaan IVA positif, agar segera dirujuk untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Dukungan Puskesmas Kuok dan para PPDS Residen Obstetri dan Ginekologi FK Unri menjadi faktor penting dalam kesuksesan acara ini. Fakultas Kedokteran Universitas Riau menyampaikan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat di daerah guna mencapai target kesehatan nasional, khususnya dalam bidang kesehatan ibu dan anak," tegasnya.