Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Viral di Media Sosial! Jenazah di Kepulauan Meranti Dibawa dengan Gerobak ke Tempat Pemakaman Sejauh 3 Km

Wira Saputra • Sabtu, 25 Januari 2025 | 14:08 WIB
Almarhum Muhazin (83) ketika dibawa keluarga besar menggunakan gerobak, beberapa hari yang lalu.
Almarhum Muhazin (83) ketika dibawa keluarga besar menggunakan gerobak, beberapa hari yang lalu.

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) - Salah satu video memilukan dan mengiris hati viral di beberapa platform media sosial, hingga mengundang berbagai respons warganet, Provinsi Riau.

Video tersebut memperlihatkan gambaran perihnya dan sulitnya kondisi warga setempat untuk mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak.

Karena tidak ada ambulans atau kendaraan lain, mereka terpaksa mengangkut jenazah menggunakan gerobak menuju tempat pemakaman.

Video tersebut diunggah dan telah dibagikan ratusan kali oleh beberapa platform media sosoal Instagram, TikTok, dan laman Facebook.

Setelah ditelusuri Riaupos.co, ternyata kejadian ini berlangsung di Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, Kepulauan Meranti. Kejadian tersebut dialami oleh Yasir terhadap almarhum orang tuanya Muhazin (83) beberapa hari lalu, (22/1/2025).

Cerita Yasir kejadian itu berlangsung ketika ia dan keluarga akan membawa jenazah ayahnya dari rumah duka menuju lokasi pemakaman.

Ia terpaksa menggunakan gerobak karena lokasi rumah duka ke tempat pemakaman umum cukup jauh.

"Cukup sedih. Tapi mau bagaimana karena tidak ada kendaraan lain. Sementara jarak antara rumah menuju tempat pemakamanan itu sejauh tiga kilometer. Jadi, mau tak mau harus menggunakan gerobak," terangnya kepada Riaupos.co, Sabtu (25/1/2025) siang.

 Baca Juga: Inilah Spesifikasi Lengkap Redmi Note 14 Series yang Baru Diluncurkan, Tersedia dalam 4 Varian

Ayahnya meninggal dunia di rumah duka karena sakit tua. Almarhum mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 14.00 WIB.

Jelang dimakamkan, ia bersama keluarga sudah menghubungi pihak puskemas.

"Sebelum memutuskan untuk menggunakan gerobak, kami dari keluarga sudah menghubungi pihak puskemas agar jenazah dapat diantar menggunkan ambulans," terangnya.

Tapi harapan tersebut pupus setelah pihak puskemas memberikan kabar bahwa ambulans yang akan mereka gunakan sedang mengalami kerusakan berat.

"Kerusakan sudah berlangsung dalam empat bulan terakhir," ujarnya.

Setelah mendapat jawaban terdebut. Ia dan keluarga tetap tidak putus asa untuk menggunakan kendaraan lain.

Alternatif kedua mereka berencana menggunakan kendaraan motor roda tiga milik PLN.

Sayangnya kendaraan tersebut juga rusak sehingga ia dan keluarga terpaksa menggunakan gerobak menuju ke tempat pemakaman umum.

"Ya, semua pada rusak. Makanya kami terpaksa menggunakan gerobak," ujarnya.(wir)

 

Editor : Edwar Yaman
#pulau merbau #Jenazah dibawa pakai gerobak #tempat pemakaman #kepulauan meranti #Viral jenazah dibawa pakai gerobak #Viral jenazah di riau #gerobak #jenazah