Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kisah Nenek Pencari Kerang yang Hilang di Rangsang Pesisir Selamat setelah 24 Jam Berjalan Sejauh 8 Kilometer

Wira Saputra • Senin, 20 Oktober 2025 | 11:39 WIB
BERBARING: Zaleha alias Ayang binti Jantan (66), warga Desa Anak Setatah berbaring di rumahnya setelah ditemukan petugas pasca-dilaporkan hilang saat mencari kerang di Pantai Parit Besar, Ahad (18/10/2025) pagi.
BERBARING: Zaleha alias Ayang binti Jantan (66), warga Desa Anak Setatah berbaring di rumahnya setelah ditemukan petugas pasca-dilaporkan hilang saat mencari kerang di Pantai Parit Besar, Ahad (18/10/2025) pagi.

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - AdalahZaleha alias Ayang binti Jantan (66), warga Desa Anak Setatah, dilaporkan menghilang secara misterius saat mencari kerang di Pantai Parit Besar, Sabtu (18/10) pagi. Namun keajaiban terjadi. Setelah lebih dari 24 jam pencarian tak kenal lelah dilakukan oleh tim gabungan, Zaleha akhirnya ditemukan selamat di Pantai Parkem, Desa Melai, Kecamatan Rangsang Barat, Ahad (19/10) pagi.

Ia ditemukan dalam kondisi lemah dan kehausan. Ternyata Zaleha telah berjalan kaki sejauh hampir delapan kilometer menyusuri pesisir dari lokasi awal ia menghilang.

Peristiwa bermula ketika Zaleha bersama rekannya, Siti Maimunah (46) berangkat ke pantai untuk mencari kerang pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Sekitar pukul 13.30 WIB, korban sempat mengeluh penat dan menyatakan ingin naik ke darat. Namun saat Siti menyusul ke daratan sekitar pukul 15.00 WIB, Zaleha sudah tidak terlihat.

Saksi sempat mengira korban sudah pulang lebih dulu bersama warga lain. Namun hingga malam tiba, sang nenek tak kunjung kembali ke rumah. Desa pun geger. Warga bersama keluarga langsung melakukan pencarian dan melapor ke aparat kepolisian.

Kepolisian Sektor Rangsang bersama TNI, BPBD, Basarnas, dan warga setempat langsung menggelar pencarian besar-besaran. Namun malam yang gelap gulita dan minim penerangan membuat upaya tersebut sempat terhenti.

”Tadi malam pencarian terkendala karena gelap. Tapi sejak pagi kami bersama tim gabungan kembali menyisir area pantai,” ujar Kapolsek Rangsang Ipda D Turnip SE mewakili Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH.

Tim gabungan yang terlibat antara lain terdiri dari Polri 5 personel, TNI AL 1 personel, Basarnas 3 personel, BPBD 8 personel, serta sekitar 60 warga yang ikut turun ke lapangan.

Sekitar pukul 09.00 WIB, dua nelayan asal Desa Anak Setatah, M Wazri (32) dan saudaranya, menemukan sosok perempuan duduk lemas di bawah pohon api-api di tepi Pantai Parkem, Desa Melai.

”Kami kaget, ternyata itu Bu Zaleha. Beliau sudah lemas, tidak kuat berdiri. Kami langsung bantu, kasih air dan makanan,” ujar Wazri.***

Laporan WIRA SAPUTRA, Selatpanjang

Editor : Arif Oktafian
#TNI #aparat kepolisian #selatpanjang #bpbd