TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar meminta seluruh tim relawan bencana di semua kecamatan, ikut memantau titik api. Langkah ini untuk mengantisipasi terjadinya karhutla. Sebab, menurut perkiraan BMKG, Juni masuk musim panas.
"Kita tidak kecolongan lagi seperti Bukit Betabuh kemarin. Syukurnya, bisa diantisipasi dengan cepat," kata Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar pada Riaupos.co, Sabtu (31/5/2025) di Telukkuantan.
Sejauh ini, hasil pantauan BRIN dan Lancang Kuning, belum ada titik api di wilayah Kuansing. Tetapi bukan mengurangi kewaspadaan dan kesiap-siagaan.
Baca Juga: Hujan Deras Berlangsung Pagi hingga Siang Hari
Untuk kawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh Kecamatan Kuantan Mudik sendiri, Yulizar mengatakan, polisi terus melakukan patroli di lapangan. Begitu juga dengan BPBD, kawasan Bukit Betabuh menjadi salah satu objek yang diawasi.
Dia berharap, dengan adanya tindakan tegas yang dilakukan Polres Kuansing, yang menangkap tiga orang pembakar lahan di Bukit Betabuh, bisa menimbulkan efek jera bagi yang lain.
"Kami mengimbau, jangan ada yang bakar. Sebab api yang besar akan menjadi lawan," ujarnya.(dac)
Editor : Edwar Yaman