TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Dinas Kopdagrin Kuansing bersama instansi terkait, Rabu (28/1/2026) pagi melakukan survey pasar dan beberapa grosir penyedia sembako di Teluk Kuantan.
Survey ini dilakukan untuk memastikan harga dan ketersediaan bahan makanan pokok menjelang memasuki Ramadan tahun 2026 yang akan di mulai tanggal 18 Februari 2026 mendatang.
Dari hasil survey terhadap sembako di Kota Teluk Kuantan, harga-harga komoditi utama masyarakat yang dijual di pasar tradisional maupun oleh grosir, stabil. Begitu pula ketersediaan stok, aman hingga Idulfitri 2026.
"Hasil survey dan pengecekan kami bersama tim, sembako stabil dan pasokan aman hingga lebaran mendatang," ungkap Kadis Kopdagrin Kuansing, Drs Masnur MM melalui Pejabat Fungsional Pengawas Perdagangan, Herlinawati, Kamis (29/1/2026) di Teluk Kuantan.
Dijelaskan Herlinawati, beberapa komoditi utama pangan atau sembako mencatat, untuk beras premium jenis bola naga masih tetap Rp15.300 per Kg, beras Topi Koki Rp15.300 per Kg. Kemudian untuk beras medium jenis SPHP Rp13.100 per Kg dan Yoker Rp14.250 per Kg.
Kemudian cabai merah keriting turun Rp40.000 per Kg, cabai rawit merah turun Rp70.000 per Kg, cabai rawit hijau turun Rp70.000 per Kg. Kemudian bawang merah masih tetap bertahan di angka Rp40.000 per Kg.
Untuk gula pasir curah Rp18.000 per Kg, gula pasir premium Rp18.700 per Kg. Minyak goreng curah Rp17.100, minyak goreng premium Rp23.000 dan minyak kita Rp17.500.
Kemudian daging ayam ras Rp35.000 per Kg, telur ayam Rp29.000 per Kg, daging sapi Rp130.000 per Kg. Ikan segar kembung Rp50.000 per Kg dan ikan segar tongkol/tuna Rp40.000.
"Kami bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan secara kontinyu di pasaran dan grosir," ujar Herlinawati.
Editor : Rinaldi