TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Kawasan gerbang masuk Taman Jalur Telukkuantan sudah di tutup dengan seng. Seluruh pedagang kaki lima yang semula berjualan di kawasan eks Terminal Telukkuantan-Taman Jalur depan Mapolsek Kuantan Tengah itu, juga sudah dipindahkan ke lokasi lain.
Dinas PUPR Kabupaten Kuansing selain menggesa pekerjaan pembangunan Astaqa Utama MTQ Riau di eks Pasar Bawah Telukkuantan, juga melakukan penataan kawasan Taman Jalur Telukkuantan.
Lokasi Taman Jalur Telukkuantan (eks Terminal Teluk Kuantan), rencananya akan digunakan sebagai lokasi stan UMKM dan bazar dari kabupaten/kota di Riau selamat helat MTQ Riau berlangsung mulai 26 Juni 2026.mendatang.
Baca Juga: [PENIPUAN] Bantuan Kuota Haji Gratis dari Anies Baswedan
"Selain Astaqa MTQ, Dinas PUPR juga melakukan penataan kawasan Taman Jalur. Di sini, tepatnya di eks Terminal Telukkuahtan akan kami gunakan untuk stan UMKM dan bazar kabupaten/kota selama MTQ," ungkap Kadis PUPR Ade Fahrer Arip melalui PPTK kegiatan Yusliadi Nopes, Senin (20/4/2026) di Telukkuantan.
Menurut Nopes, makanya bangunan tempat tunggu penumpang eks Terminal Telukkuantan yang selama ini masih dimanfaatkan sebagai fasilitas tempat duduk di Taman Jalur, akan dibongkar.
Sama dengan pekerjaan Astaqa Utama MTQ, Dinas PUPR menargetkan penataan kawasan Taman Jalur itu selesai sebelum pelaksanaan MTQ Riau di Kabupaten Kuansing. Untuk pekerjaan pembangunan Astaqa MTQ Riau, lanjut Nopes, CV Quarto sebagai pihak rekanan pelaksana pekerjaan di lapangan tetap optimis dalam jangka 75 hari tuntas. Saat pekerjaan masuk dalam pengecoran pondasi bangunan.
Baca Juga: Pemko Matangkan Dua TPA Jadi Sumber Energi
Bangunan Astaqa Utama MTQ Riau terdiri dari dua lantai. Memiliki ruang ganti/musala dan kamar mandi/WC di lantai satu. Astaqa Utama MTQ Riau ini menghadap ke ruas Jalan Jenderal Sudirman Telukkuantan dengan bentuk bangunan permanen. Sementara sisi dinding beton yang membelakangi Sungai Kuantan bisa dimanfaatkan untuk penyambungan tribun VIP pacu jalur nantinya.(dac)
Editor : Edwar Yaman