PADANG (RIAUPOS.CO) – Semen Padang keluar dari zona merah alias zona degradasi Liga 1. Ini setelah tim berjuluk Kabau Sirah itu meraih kemenangan penting 2-1 atas tamunya Madura United pada pekan ke-31 Liga 1 di Stadion Haji Agus Salim Padang, Ahad (4/5/2025) sore.
Kemenangan yang dirah Semen Padang begitu dramatis dan ditentukan di menit-menit. Dua pemain pengganti jadi aktor kemenangan Semen Padang.
Dua pemain itu adalah pemain muda Gala Pagamo si pemberi assist dan pencetak gol kemenangan, Muhammad Riwan.
Gala Pagamo masuk pada menit ke-65 menggantikan Firman Juliansyah. Sementara Muhammad Ridwan menggantikan Dodi Alekvan Djin pada menit ke-80.
Dalam laga itu Semen Padang Eduardo Almeida menurunkan formasi ideal dan strategi ofensif yang cukup efektif untuk meraih poin maksimal.
Sementara Madura United yang dibesut Alfredo Vera juga memainkan komposisi inti untuk mengamankan posisi di klasemen.
Kabau Sirah yang tampil di hadapan publik sendiri sempat membuka keunggulan pada menit ke-8 lewat penyerang asal Kroasia, Tin Martic. Namun gol tersebut dianulir wasit Thoriq M Alkatiri karena dinilai offside.
Gol yang dinanti baru lahir di babak kedua. Penyerang Semen Padang, Cornelius Stewart, sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-52, dan membuat tuan rumah unggul 1-0.
Namun keunggulan Semen Padang itu tidak bertahan lama. Delapan menit berselang, Madura United menyamakan skor melalui tendangan terukur gelandang Jordy Wehrmann yang gagal diantisipasi kiper Athur. Augusto da silva.
Saat laga diperkirakan akan berakhir imbang, Muhammad Ridwan yang masuk sebagai pemain pengganti tampil sebagai pahlawan.
Sundulan Ridwan pada menit ke-91 memanfaatkan crossing Gala Pagamo menit ke-90+1 menjadipenentu kemenangan 2-1 untuk Semen Padang.
Kemenangan ini membawa Semen Padang FC naik satu strip ke posisi ke-15 klasemen sementara dengan 31 poin bertukar tempat dengan Barito Putra. Ini merupakan kemenangan ketiga Semen Padang secara beruntun.
Sementara Madura United tetap tertahan di peringkat ke-13 dengan 33 poin, hanya terpaut dua angka dari zona degradasi.
Dengan tiga laga tersisa, perjuangan kedua tim masih jauh dari kata aman. Semen Padang akan menghadapi tantangan berat melawan Persebaya di Gelora Bung Tomo (11/5), kemudian menjamu Persik di Agus Salim Padang (18/5), dan menantang tuan rumah Arema FC (25/5).
Sementara Madura United harus bersiap menantang Borneo FC Samarinda (10/5), Bali United (17/5), dan PSS Sleman (25/5).***
Editor : Edwar Yaman