PEKANBARU (RIAU POS.CO) - Manajemen PSPS Pekanbaru buka suara terkait insiden yang terjadi dalam laga Persikad Depok kontrak PSPS Pekanbaru di Stadion Pakansari, Bogor, pada Sabtu, 4 Oktober 2025. Di mana, dalam laga tersebut pemain Persikad Depok, Bil’asqan Hi Tenang mengalami cedera yang cukup parah di kepala. Saat itu, dia terkena sikutan bek asing PSPS, Jeferson de Sousa Ferreira saat berduel udara.
Benturan yang dialami Bil’asqan terjadi di menit akhir pertandingan Persikad vs PSPS ynag berkesudahan 1-0 untuk kemenangan tuan rumah. Menurut tim dokter Persikad, Ririn Budiarti, pemain 19 tahun itu mengalami cedera yang cukup parah di kepala. Berdasarkan hasil pemeriksaan juga menunjukkan adanya memar pada otak dan perdarahan subdural hematoma.
Meski saat ini dalam kondisi stabil dan sadar penuh, tapi masih membutuhkan perawatan intensif. Pemilik Persikad Depok, Abdullah Alatas, angkat bicara dan menegaskan komitmen penuh manajemen klub. Dan juga meminta kepada PSSI untuk menjatuhkan hukuman terhadap pemain yang berlaku tidak sportif.
"Kami juga memohon terhadap PSSI selaku induk sepakbola nasional dan juga I League sebagai penyelanggara kompetisi untuk menjatuhkan hukuman terhadap pemain siapa pun yang berprilaku tidak sportif. Hal ini perlu terus ditegakkan untuk memproteksi seluruh pemain di lapangan dan juga mencegah kejadian serupa terulang,"ujarnya.
Menanggapi hal itu , Chief Operating Officer (COO) PSPS Pekanbaru, Edward Riansyah mengatakan, pemain PSPS tidak pernah dengan sengaja dan berniat untuk mencederai pemain lawan. Itu murni karena faktor ketidaksengajaan.
"Intinya kita dari pemain PSPS tidak pernah dengan sengaja dan berniat untuk mencederai pemain lawan. Ini murni karna faktor ketidakkesengajaan. Yang paling penting jangan memperkeruh kondisi sekarang. Bahkan dari kita medis secara responsif membantu pemain tersebut. Apapun itu semua dilakukan atas dasar kemanusiaan," ujar Edward Riansyah kepada Riaupos.co, Selasa (7/10/2025).
PSPS Pekanbaru saat ini berada di posisi kedua dari bawah atau peringkat 9 dari 10 tim di Grup Barat atau Grup 1 Liga 2 dengan 2 poin hasil 2 kali imbang dan 2 kalah dari empat laga. PSPS Pekanbaru berikutnya akan melakoni pekan kelima dengan menjamu tim juru kunci Sriwijaya FC di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai pada Jumat (10/10/2025) mendatang. Delapan hari kemudian (18 Oktober) kembali main di kandang menjamu Sumsel United yang kini nangkring di posisi kelima dengan 6 poin.(dof)
Editor : Edwar Yaman