LEIPZIG (RIAUPOS.CO) - Agen Jürgen Klopp mengklaim Manchester United dan Chelsea sama-sama melakukan pendekatan kepada mantan bos Liverpool tersebut setelah ia meninggalkan Anfield. Marc Kosicke juga mengklaim dalam sebuah wawancara dengan Transfermarkt bahwa pria Jerman berusia 58 tahun itu juga bisa melatih Inggris atau Amerika Serikat setelah meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2023-24.
United dan Chelsea sama-sama membantah keras telah melakukan pendekatan kepada Klopp, baik secara pribadi maupun melalui agen, menurut Press Association. ESPN melaporkan pada tahun 2024 bahwa Amerika Serikat dan Inggris sama-sama menghubungi Klopp dalam pencarian manajer mereka, tetapi akhirnya ditolak.
Mantan manajer Mainz dan Borussia Dortmund itu menghabiskan sembilan tahun di Liverpool sebelum mengambil peran saat ini sebagai kepala sepakbola global di Red Bull.
Baca Juga: Polres Kampar Gelar Tablig Akbar, Ustaz Abdul Somad Ajak Tingkatkan Iman
Kosicke berkata: "Mungkin suatu saat nanti dia akan mengatakan dia perlu mencium aroma ruang ganti lagi. Tetapi saat ini dia sangat, sangat bahagia dengan perannya.”
"Sebelum bergabung dengan Red Bull, Jürgen bisa saja melatih Amerika Serikat atau Inggris. Mungkin juga Jerman, jika Julian Nagelsmann belum ada di sana."
Dia menambahkan: "Bahkan Chelsea dan Manchester United pun menanyakan, meskipun Jürgen telah dengan jelas menyatakan bahwa dia tidak akan melatih klub lain di Inggris.
"Permintaan ini terus datang. Dia sangat senang dengan apa yang telah dia capai. Dan masih luar biasa untuk tercatat dalam sejarah sebagai salah satu dari sedikit pelatih yang hanya melatih tiga klub dan tidak pernah dipecat."
Kosicke mengklaim Amerika Serikat mendekati Klopp sebelum mereka menunjuk Mauricio Pochettino sebagai pengganti Gregg Berhalter pada September 2024, sementara Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menunjuk Thomas Tuchel sebagai pengganti Gareth Southgate pada Januari 2025.
Pada bulan Oktober, Klopp mengatakan dia tidak berniat untuk kembali melatih, sebelum menambahkan bahwa kembali ke Liverpool bukanlah hal yang mustahil.
"Saya mengatakan saya tidak akan pernah melatih tim lain di Inggris. Jadi itu berarti jika [Klopp kembali] itu adalah Liverpool," kata Klopp kepada podcast Diary of a CEO tahun lalu. "Jadi ya, secara teoritis itu mungkin.
"Saya menyukai apa yang saya lakukan saat ini, saya tidak merindukan melatih. Saya tidak. Maksud saya, saya memang melatih, hanya saja berbeda, bukan pemain. Dan saya tidak merindukannya. Saya tidak merindukan berdiri di bawah hujan selama dua setengah, tiga jam. Saya tidak merindukan pergi ke konferensi pers tiga kali seminggu, melakukan 10-12 wawancara seminggu. Saya tidak merindukan itu."***
Baca Juga: Kasus Perambahan Kawasan Hutan dan Karhutla di Bukit Batu, Polres Bengkalis Tetapkan 1 Tersangka
Editor : Edwar Yaman