PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dalam mendukung pemenuhan gizi siswa melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), setiap harinya SPPG menjaga kualitas dan keamanan produksinya.
Kepala SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Sat Brimob Polda Riau, Aula Syafitri, menjelaskan bahwa seluruh tahapan produksi dilakukan sesuai standar operasional ketat untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan bagi siswa.
SPPG ini menyiapkan 567 porsi makanan siap antar yang akan dikirim ke empat sekolah di Pekanbaru.
“Saat barang masuk itu di-loading untuk barang, itu kita timbang dulu barang yang sudah masuk. Lalu, jika sudah ditimbang dipilah dulu, dicuci, terus diletakkan di tempat yang telah disediakan,” ujar Aulia kemarin.
Sebelum memasuki area pengolahan, para karyawan diwajibkan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. “Selanjutnya baru nanti karyawan akan masuk ke pengolahan, setelah pengolahan, persiapan, baru pengemasan. Setelah pengemasan pendistribusian atau pengantaran,” tambahnya.
Menurut Aula, 567 porsi makanan tersebut diperuntukkan bagi empat sekolah, yaitu SDN 99, SDN 152, TK Kemala Bhayangkari, dan SD 207.
“Porsi saat ini masih 567, empat sekolah dan akan naik porsinya di hari Rabu,” katanya.
Proses produksi dimulai sejak dini hari. Kegiatan persiapan berlangsung pukul 03.00 WIB, disusul proses pemasakan pada 04.00 WIB. Menu makanan disusun secara rotasi dua minggu sekali, antara lain ayam kecap, telur teriyaki, ayam bumbu, serta tempe orak-arik dan telur goreng. (ilo)
Editor : M. Erizal