Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Audiensi dengan Menhut, Plt Gubri Perjuangkan Kepentingan Riau

Soleh Saputra • Selasa, 21 April 2026 | 10:37 WIB
Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto (tiga kanan) melakukan pemaparan saat audiensi dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan jajaran di Kantor Kemenhut, Jakarta, Senin (20/4/2026). (Diskominfo Riau untuk Riau Pos)
Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto (tiga kanan) melakukan pemaparan saat audiensi dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan jajaran di Kantor Kemenhut, Jakarta, Senin (20/4/2026). (Diskominfo Riau untuk Riau Pos)

 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto melakukan audiensi dengan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dan jajaran di Jakarta, Senin (20/4). Pertemuan tersebut untuk membahas beberapa persoalan penting untuk perkembangan dan pembangunan Provinsi Riau. 

Dalam audiensi tersebut, Plt Gubri didampingi Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau M Job Kurniawan, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Mardoni Akrom, dan beberapa pejabat lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Plt Gubri SF Hariyanto mengatakan, dalam pertemuan dengan Menhut tersebut ada tiga hal penting yang dibahas. ‘’Pertama, terkait dengan progres penyelesaian penertiban kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Kedua, program karbon yang bisa meningkatkan perekonomian. Ketiga, penyelesaian pembangunan jalan lintas Dumai-Sinaboi,’’ jelasnya.

Baca Juga: TKA SD Diikuti 19.709 Peserta

Dilanjutkan Plt Gubri, terkait TNTN, pihaknya menginformasikan bahwa saat ini masih diperlukan lahan pengganti bagi masyarakat yang akan direlokasi dari TNTN. Pasalnya hingga saat ini juga sudah banyak masyarakat yang menyerahkan lahannya. “Kami mengingatkan terkait kekurangan lahan pengganti bagi masyarakat yang akan direlokasi dari TNTN,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, pihak Kemenhut akan melaksanakan kegiatan rapat level nasional bersama Kejagung, Menteri pertahanan dan juga beberapa kementerian terkait lainnya. “Untuk mencari solusi terkait lahan pengganti tersebut, Pak Menhut akan melakukan rapat bersama dengan kementerian dan lembaga terkait. Mudah-mudahan segera ada solusi,” harapnya.

Terkait lahan pengganti tersebut, Pemprov Riau telah mengambil langkah awal dengan mengusulkan penyediaan lahan pengganti kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari solusi relokasi yang komprehensif. Berdasarkan data Pemprov Riau, sekitar 10.600 hektare lahan di TNTN saat ini ditempati oleh 3.916 kepala keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, relokasi yang telah terealisasi baru mencapai 633 hektare atau mencakup 227 KK.

Baca Juga: Mulai Beralih ke ‘’Tabung Melon’’

“Artinya, masih diperlukan sekitar 9.966 hektare lahan pengganti yang telah dipetakan. Namun, pelaksanaannya membutuhkan dukungan kebijakan dari pemerintah pusat. Meski demikian, Pemprov Riau menyatakan siap mengawal proses tersebut hingga tuntas,” katanya.

SF Hariyanto juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mempercepat penyelesaian persoalan di kawasan TNTN. Ia mengapresiasi warga yang telah menunjukkan itikad baik dengan menyerahkan sertifikat sebagai bagian dari proses relokasi. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah banyak menyerahkan sertifikat untuk relokasi,” katanya.

Ia memastikan, selama proses relokasi belum berjalan sepenuhnya, masyarakat tetap dapat beraktivitas seperti biasa tanpa adanya gangguan. “Selama belum direlokasi, masyarakat tidak akan diganggu. Silakan tetap beraktivitas, termasuk panen,” tegasnya.(adv/sol) 

Editor : Arif Oktafian
#tntn #Menhut #SF Hariyanto