PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim telah melaksanakan rapat penetapan harga kelapa sawit mitra plasma. Berdasarkan hasil kesepakatan, penetapan harga kelapa sawit periode 29 April-5 Mei 2026 telah menggunakan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra dan Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.
Kepala Dinas Perkebunan Riau Supriadi mengatakan, berdasarkan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati tim untuk penurunan harga tertinggi berada dikelompok umur 9 tahun Rp42,14 per Kg atau mencapai 1,07 persen dari harga periode lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu pekan kedepan turun menjadi Rp3.906,24 per Kg dan berlaku untuk periode satu pekan kedepan.
“Dengan harga cangkang sebesar Rp17,90 per Kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 92,08 persen, harga penjualan CPO pekan ini turun sebesar Rp132,29 dan kernel pekan ini turun Rp319,93 dari pekan lalu,” katanya.
Baca Juga: Turun Tipis, Harga Kelapa Sawit Mitra Plasma Pekan Ini Rp3.906 per Kg
Ada beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan, berdasarkan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 pasal 16 maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN. Harga rata-rata CPO KPBN periode ini adalah Rp15.369,00 dan harga kernel KPBN periode ini sebesar Rp15.941,50.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami penurunan. Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO dan kernel,” sebutnya.
Dalam penetapan harga TBS Provinsi Riau Dinas Perkebunan Provinsi Riau dan Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun selalu melakukan perbaikan tata Kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra.(sol)
Editor : Arif Oktafian