Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

 Hari Ini Bupati Muara Enim Edison Dibawa ke Jakarta Usai Kena OTT KPK, Uang Tunai Ratusan Juta  Jadi Barang Bukti

Redaksi • Selasa, 9 Juni 2026 | 06:44 WIB
Bupati Muara Enim, Edison. (Pemkab Muara Enim)
Bupati Muara Enim, Edison. (Pemkab Muara Enim)

 

RIAUPOS.CO - Bupati Muara Enim, Sumatera Selatan, Edison hari iBupati Muara Enim, Sumatera Selatan, akan dibawa ke Jakarta oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Selasa(9/6/2026).

“Rencana baru besok, jadi yang pasti malam ini, sampai dengan saat ini belum ada rencana membawa bupati ke Kedung KPK Merah Putih,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (8/6/2026) kemarin, KPK juga menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah.

Baca Juga: Walubi Riau Jalani Pradaksina dan Apresiasi Guru Agama Buddha

Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa uang tersebut menjadi salah satu barang bukti yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.

“Untuk barang bukti sejauh ini terinformasi ada uang tunai sendiri ratusan juta Rupiah,” kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Budi menjelaskan, Edison ditangkap tim penyidik KPK di wilayah Sumatera Selatan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polda Sumsel. 

Baca Juga: Strategi Diam-Diam Daihatsu Membina 400 Sekolah & Menyelamatkan Penyu Bali

KPK menduga operasi tangkap tangan tersebut berkaitan dengan penerimaan uang oleh penyelenggara negara dari pihak swasta dalam proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim.

Menurut Budi, dugaan praktik rasuah itu berkaitan erat dengan sejumlah pengadaan proyek yang berjalan di Pemkab Muara Enim.

“Dugaan penerimaan yang dilakukan oleh Penyelenggara Negara di wilayah Kabupaten Muara Enim dari pihak swasta, berkaitan dengan pengadaan-pengadaan yang ada di Pemkab Muara Enim,” tegasnya.

Baca Juga: Hari Pertama SPMB, Tiga Sekolah Favorit di Tembilahan Diserbu Ratusan Pendaftar

Hingga kini, KPK masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

Sosok Edison

Edison merupakan pria kelahiran Banuayu. Dia adalah putra daerah Muara Enim yang lahir pada 6 Maret 1968.

Berdasar data dari laman resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim pada laman https://muaraenimkab.go.id/profil/pejabat-daerah/bupati, sejak sekolah dasar sampai menuntaskan studi S1 dan S2, Edison menamatkanya di tanah Sumatera. 

Baca Juga: Sarana dan Parasana SDN 013 Pangkalankerinci Masih Minim Disorot Dewan, Sekretaris Disdik: Kami Sudah Usulkan  ke BPMP

Pada 1981 dia lulus dari SDN 1 Banuayu, kemudian 1984 lulus dari SMPN 1 Lubuklinggau, 1987 lulus dari SMAN 1 Lubuklinggau, dan menuntaskan studi S1 dari Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara pada 1992.

Sepuluh tahun kemudian, pada 2002, Edison mendapat gelar S2 dari Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya. Perjalanannya juga diwarnai dengan kepengurusan organisasi sebagai pembina PCNU Kabupaten Muara Enim dan pengurus sekaligus pembina bidang Organisasi Sosial Keagamaan.

Edison pertama kali bertugas pada 20 Februari 2025. Dia dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, bersama kepala daerah lainnya. Latar belakangnya sebelum menjadi politisi adalah abdi negara.

Baca Juga: Audiensi dengan Komisi B DPRD Rohil, Poktan Desak Penerapan Kewajiban Plasma dan CSR Perusahaan

Edison merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Badan Pertanahan Nasional (BPN) sejak 1995 silam. Tidak heran, dia sempat mendapatkan Satya Lencana Karya Satya 10 Tahun dan 20 Tahun dari presiden Republik Indonesia.

Dalam pemilu 2024, Edison mencalonkan diri dengan pasangannya dari PDI Perjuangan bernama Sumarni. Dia maju untuk menduduki kursi bupati Muara Enim periode 2025-230. Edison dan Sumarni pun terpilih dengan perolehan suara sah sebanyak 114.258 atau 38,76 persen.

Editor : M. Erizal
#Bupati Muara Enim #Edison #ott kpk