DUMAI (RIAUPOS.CO) - Tim gabungan dari pihak keamanan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Dumai bersama Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan penggeledahan blok hunian warga binaan.
Dari kegiatan penggeledahan tersebut, satu unit handphone dan sejumlah barang terlarang turut ditemukan.
''Kita bersama APH kemarin kembali melaksanakan razia di blok hunian. Razia blok hunian ini sudah menjadi agenda rutin,'' kata Kepala Rutan Kelas II B Dumai, Yudhi Khairudin melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Warisman Sihotang kepada awak media, Selasa (4/3/2025) di Dumai.
Razia di blok hunian Rutan Kelas II B Dumai ini, tambah Warisman, dilakukan untuk mendeteksi dini serta mencegah adanya pelanggaran kamtibmas.
''Ini dilakukan agar Rutan Kelas II B Dumai Dumai dapat mewujudkan Zero Halinar (handphone, pungli dan narkoba),'' kata Warisman.
Semangat, razia blok hunian Rutan Kelas II B Dumai kemarin dilaksanakan Senin (3/3/2025) yang dimulai sekitar 13.30 WIB.
Dari pelaksanaan razia tersebut ditemukan sejumlah barang terlarang. Seperti botol kaca 6 unit, barang besi dan paku masing-masing sebanyak 4 unit.
Kemudian turut ditemukan alat cukur dan mancis masing-masing sebanyak 3 unit. Kipas angin rusak dan sendok besi masing-masing 2 unit.
Serta pinset, gelang besi dan handphone masing-masing satu unit. Sedangkan narkoba tidak ditemukan dalam razia tersebut.
Gilirannya, semua barang temuan hasil razia di blok hunian Rutan Kelas II B Dumai tersebut dimusnahkan.
Baca Juga: Rumah Terbakar, Pelajar di Pinggir Meninggal
''Semua barang hasil razia dimusnahkan dengan cara dibakar,'' kata Warisman seraya menambahkan turut disaksikan oleh tim gabungan dan beberapa warga binaan perwakilan dari blok hunian.
Razia blok hunian yang dilakukan ini, tambah Warisman, sebagai bentuk tindaklanjut dan melaksanakan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait pemberantasan peredaran gelap Narkoba serta praktik penipuan dengan berbagai modus di lingkungan Rutan.
"Razia blok hunian yang sudah menjadi agenda rutin ini merupakan bagian penting dari upaya mencapai nihil handphone, pungutan liar, dan narkoba di Rutan Dumai,'' kata Warisman. (sah)
Editor : M. Erizal