PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) dan Ekonomi Syariah (ES) Institut Agama Imam Syafii (IMSYA) Indonesia melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Website bagi Pelaku UMKM sekaligus penyerahan Bantuan Dana Pengembangan Usaha kepada pelaku UMKM binaan PLUT KUMKM Provinsi Riau.
Kegiatan ini digelar di Aula PLUT-KUMKM Provinsi Riau, Rabu (12/11) dan merupakan bagian dari rangkaian Program Penerima Dana Pengabdian kepada Masyarakat Litapdimas 2025.
Sinergi Kampus dan Pemerintah dalam Penguatan UMKM kegiatan dibuka secara resmi Kepala UPT KUMKM Provinsi Riau Tresiana Anom Sari ST MT. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi keterlibatan dunia kampus dalam penguatan kapasitas pelaku UMKM melalui pendekatan edukatif dan digital.
“Kami menyambut baik langkah Institut IMSYA Indonesia yang hadir membantu UMKM tidak hanya dengan pelatihan manajemen usaha, tetapi juga dengan pendampingan digitalisasi melalui pembuatan website. Ini langkah penting menuju UMKM Go Digital,” ujar Tresiana.
Sementara itu, Ketua Tim Litapdimas 2025 Institut IMSYA Indonesia Landes Yuanda ME menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. “Bimtek ini dirancang agar para pelaku UMKM mampu memiliki identitas digital yang profesional melalui website usaha mereka. Kami ingin UMKM Riau tidak hanya berkembang di pasar lokal, tapi juga bisa dikenal secara nasional bahkan global,” jelasnya.
Landes didampingi tim pengabdian Bobby Ferly MH, Surya Tegar Widjiantoro ME dan Febri Kusuma MSi. Kegiatan ini juga menghadirkan para tutor mahasiswa dari dua program studi. Dari Prodi Hukum Ekonomi Syariah, hadir Melda Pitriyani, Elmi Jannah, Diva Setia, Dea Khairunnisa, Salsabil Hanifa, Fitriana Azizah, dan Dian Ramadhani.
Sedangkan dari Prodi Ekonomi Syariah, turut mendampingi Sabrina Tazkiyah Risti, Ruqayyah Binti Kosim, Shenny Novianti Amar, Shareeva Ghaida Mazaya, dan Rayhana Khalida Ikhlas. Para mahasiswa berperan aktif dalam membantu peserta memahami dasar-dasar pembuatan website, penulisan profil usaha, hingga pengelolaan konten digital yang menarik dan sesuai dengan prinsip ekonomi syariah.
Peserta UMKM Siap Go Digital sebanyak 10 peserta inkubasi dari PLUT KUMKM Provinsi Riau menjadi penerima manfaat kegiatan ini, antara lain Sarwani, Dartuti, Wilda, Mariana, Julia Barat, Elita Marhanika, Surya Ningsih, Dessy Hayati S, Nelisma Amg, dan Novi Yanti.
Selain mengikuti pelatihan intensif, para peserta juga mendapatkan bantuan dana pengembangan usaha sebagai bentuk dukungan terhadap proses digitalisasi bisnis mereka.
Komitmen IMSYA untuk Ekonomi Umat kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Institut IMSYA Indonesia dalam mendorong ekonomi umat berbasis nilai-nilai syariah. Melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, pemerintah, dan pelaku UMKM, IMSYA terus memperkuat perannya sebagai kampus yang berorientasi pada kebermanfaatan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap hasil kegiatan ini menjadi langkah awal bagi UMKM Riau untuk naik kelas dan menembus pasar digital, dengan semangat ekonomi syariah yang inklusif dan berkeadilan,” tutup Landes Yuanda.
Tentang Institut IMSYA Indonesia
Institut IMSYA Indonesia merupakan perguruan tinggi Islam yang berfokus pada pengembangan keilmuan syariah dan penerapannya dalam kehidupan sosial-ekonomi masyarakat. Melalui kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat, IMSYA berkomitmen melahirkan lulusan yang profesional, berintegritas, dan berdaya guna dalam membangun ekonomi umat.(nto/c)
Editor : Rindra Yasin