Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Petani Mengeluh, Harga Kelapa di Inhil Kian Anjlok

M Ali Nurman • Senin, 2 Maret 2026 | 11:51 WIB

KELAPA: Petani di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil menjual kelapa hasil panen mereka dan memasukkannya ke dalam kapal motor, belum lama ini.
KELAPA: Petani di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil menjual kelapa hasil panen mereka dan memasukkannya ke dalam kapal motor, belum lama ini.

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Harga kelapa bulat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus merosot. Kini, harga di tingkat petani hanya berkisar Rp2.700 hingga Rp2.900 per kilogram. Kondisi ini membuat petani semakin tertekan, karena pendapatan tidak lagi sebanding dengan biaya produksi.

Mengacu pemberitaan sebelumnya, pada awal Januari 2026 harga kelapa bulat di Inhil masih berada di kisaran Rp4.500 hingga Rp4.700 per kilogram. Namun, memasuki pertengahan Januari harga turun menjadi Rp3.700 hingga Rp3.800 per kilogram. Penurunan berlanjut hingga Februari dan kini kembali melemah di bawah Rp3.000 per kilogram.

Salah seorang petani kelapa di Kecamatan Mandah, Hamdan, Ahad (1/3) mengaku kondisi tersebut sangat memberatkan. Dengan harga saat ini, kata dia, hasil penjualan nyaris tak menyisakan keuntungan.

‘’Sekarang paling tinggi Rp2.900 per kilo. Sementara biaya panen, upah pekerja, sampai ongkos angkut terus naik. Kadang hasil jual hanya cukup untuk bayar upah,’’ ujarnya.

Menurutnya, saat harga masih di atas Rp4.000 per kilogram, petani masih bisa menyisihkan untuk kebutuhan rumah tangga sekaligus perawatan kebun.

Namun kini, sebagian petani terpaksa menunda pemupukan dan pembersihan kebun karena keterbatasan biaya.

Petani berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk membantu menstabilkan harga. Baik melalui penguatan akses pasar, mendorong hilirisasi produk turunan kelapa, maupun kebijakan lain yang bisa menjaga harga di tingkat petani.(ali/*2)

Editor : Rindra Yasin
#biaya produksi #inhil #harga kelapa anjlok #petani