Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

721 Ribu Warga Inhil Sudah Terdaftar JKN, Peserta Aktif Masih 80 Persen

Redaksi • Kamis, 7 Mei 2026 | 21:55 WIB
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Rengat, Asfurina sedang memaparkan program layanan BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Tembilahan, Kamis (7/5/2026). (Istimewa)
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Rengat, Asfurina sedang memaparkan program layanan BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Tembilahan, Kamis (7/5/2026). (Istimewa)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus menunjukkan capaian positif. Hingga Mei 2026, jumlah peserta BPJS Kesehatan di daerah tersebut tercatat mencapai 721.437 jiwa atau sekitar 98,64 persen dari total penduduk.

Meski cakupan kepesertaan hampir menyentuh seluruh masyarakat, tingkat keaktifan peserta ternyata masih berada di angka 80,51 persen. Kondisi ini menunjukkan masih adanya peserta yang status kepesertaannya tidak aktif sehingga berpotensi terkendala saat membutuhkan pelayanan kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Rengat, Asfurina mengatakan, rendahnya tingkat keaktifan peserta dipengaruhi beberapa faktor. Di antaranya tunggakan iuran peserta mandiri serta adanya perubahan data administrasi kepesertaan.

Baca Juga: Wako Agung Bahas Strategi Optimalisasi APBD Kota Pekanbaru Bersama Kepala OPD

Menurutnya, kepesertaan yang tinggi menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan jaminan kesehatan. Namun di sisi lain, BPJS Kesehatan masih menghadapi tantangan dalam menjaga agar status kepesertaan masyarakat tetap aktif.

"Masih ada peserta yang menunggak iuran sehingga status kepesertaannya menjadi nonaktif. Ini yang terus kami dorong melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat," ujarnya sosialisasi Program JKN, KIS dan BPJS Kesehatan, Kamis (7/5/2026).

Untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat, BPJS Kesehatan terus menghadirkan inovasi layanan berbasis digital. Salah satunya melalui layanan PANDAWA atau Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp.

Baca Juga: Sekda Riau Diperiksa Soal Pergeseran Anggaran hingga Pengangkatan Tim Ahli Gubernur

Melalui layanan tersebut, peserta dapat melakukan berbagai urusan administrasi seperti pendaftaran peserta baru, perubahan data kepesertaan, perpindahan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), pengaktifan kembali kepesertaan hingga penyampaian pengaduan tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

Selain PANDAWA, BPJS Kesehatan juga menghadirkan layanan BPJS SATU atau BPJS Siap Membantu yang disiagakan di fasilitas kesehatan untuk memberikan informasi dan pendampingan kepada peserta JKN secara langsung.

Asfurina menilai, berbagai inovasi pelayanan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan sekaligus mendorong meningkatnya angka keaktifan peserta di Kabupaten Inhil.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Riau Tunjukkan Kinerja Positif 

BPJS Kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan resmi yang telah tersedia agar memperoleh informasi yang benar serta terhindar dari praktik percaloan maupun penyalahgunaan layanan.(*2)

Editor : M. Erizal
#kabupaten indragiri hilir #bpjs kesehatan #program jaminan kesehatan nasional #jkn