TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Turap penahan tebing di kawasan Arena Pacu Jalur Tepian Lubuok Sobae Basrah Kecamatan Kuantan Hilir, mengalami retak. Retakan itu disebabkan tanah yang mengalami abrasi sehingga turun.
Dinas PUPR Kuansing yang mendapatkan informasi dari Camat Kuantan Hilir dan instruksi Bupati Kuansing, H Suhardiman Amby, langsung turun melakukan pengecekan pada tanggal 19-20 Mei 2026.
Dari hasil pengecekan ke lokasi, ada sepanjang 50 meter tanah di area turap arena pacu jalur Tepian Lubuak Sobae Basrah yang retak dan turun
"Waktu kami turun sudah kami ukur. Ada 50 meter tanah yang turun dan retak," ungkap Kepala Dinas PUPR Kuansing Ade Fahrer Arip lewat Kabid Sumber Daya Air (SDA) Zulderi ST, Sabtu (30/5/2026).
Zulderi menjelaskan, titik abrasi dan tanah retak terdapat di Pasar Usang Basrah di antara pancang pemisah kedua dan ketiga arena pacu jalur Tepian Lubuak Sobae. Titik itu berada di badan turap penahan tebing.
Mereka memperkirakan kalau itu disebabkan hantaman gelombang dan arus sungai Kuantan di bagian bawah turap yang kosong. Sehingga lama kelamaan tanah abrasi dan turun. Akibatnya menimbulkan retakan.
Baca Juga: Wako Agung Nugroho Bagikan 1.000 Paket Makanan untuk Jemaah Haji Pekanbaru di Makkah
Untuk turap penahan tebing arena pacu jalur sendiri aman. Hanya saja karena mengalami abrasi atau turun dan retak, Dinas PUPR sesuai arahan Bupati Kuansing segera melakukan penanganan. Mereka berencana menggunakan dana swakelola di PUPR. Dimana bila tidak segera di tangani, di khawatirkan akan lebih besar.
"Karena ini perlu penanganan cepat, kita akan gunakan dana swakelola. Tapi kami di SDA menunggu instruksi Kadis PUPR lebih lanjut," ujar Zulderi.(dac)
Editor : Edwar Yaman