PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kemacetan panjang sempat terjadi di Jembatan Siak II, Jalan Palas, Pekanbaru, Jumat (9/5) malam lalu. Saat terjadi kemacetan panjang, beberapa pengendara mengaku tiba-tiba mendengar bunyi suara yang diduga berasal dari jembatan. Namun Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau memastikan tidak ada kerusakan di Jembatan Siak II.
Peristiwa yang sempat menimbulkan rasa cemas di hati pengendara itu sempat direkam pengendara yang melintas dan viral di media sosial (medsos). Warga curiga bunyi di jembatan tersebut berasal dari jembatan yang tidak sanggup menahan beban saat terjadi kemacetan di atas jembatan.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP I Made Juni Artawan mengatakan, kemacetan yang terjadi di Palas akibat adanya kendaraan bertonase besar mengangkut batubara rusak. ”Ada mobil batubara rusak di depan Pasar Maronan,” ujar AKP I Made Juni Artawan, Sabtu (10/5).
Sementara itu, Kepala BPJN Riau Yohanis Tulak, Ahad (11/5) mengatakan, setelah mendapatkan informasi terkait jembatan tersebut, pihaknya langsung melakukan pengecekan visual terhadap kondisi bangunan atas dan bawah jembatan. Hasilnya, tidak ditemukan indikasi kerusakan.
”Sudah kami cek. Dari pengamatan visual terhadap bangunan atas dan bawah jembatan, tidak ditemukan masalah. Namun, tetap akan kami periksa dan amati secara lebih detail,” ujarnya.
Menurut Yohanis, bunyi yang sempat menghebohkan masyarakat pada Jumat lalu bukan berasal dari kerusakan jembatan. Meski demikian, BPJN tetap akan meningkatkan pengawasan terhadap kondisi Jembatan Siak II guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, terutama jika terjadi antrean kendaraan.
”Kami mengimbau kendaraan yang terindikasi over load atau over dimensi untuk tidak berhenti lama di atas jembatan,” pintanya.(dof/sol)
Editor : Rindra Yasin