PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tengah berupaya mencarikan solusi atas tuntutan para pedagang Pasar Cik Puan yang menginginkan agar U-Turn di depan pasar kembali dibuka.
Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, telah mengadakan pertemuan dengan Direktur Lalu Lintas Polda Riau serta Kasat Lantas Polresta Pekanbaru untuk membahas isu ini secara serius.
Dalam rapat tersebut, berbagai persoalan lalu lintas dan dampaknya terhadap aktivitas ekonomi kota turut dibahas. Salah satu sorotan utama adalah permintaan untuk membuka kembali jalur putar balik (U-Turn) yang berada di depan Pasar Cik Puan. Jalur ini telah ditutup selama lima tahun terakhir.
Baca Juga: Ratusan Siswa Baru SMKN 1 Tembilahan Ikuti Pra MPLS, Kepala Sekolah Tegaskan Hal Ini
Menurut Agung Nugroho, penutupan U-Turn tersebut berdampak signifikan terhadap turunnya jumlah pembeli di pasar, yang kemudian turut mempengaruhi penghasilan para pedagang.
"Dampaknya nyata. Akses ke pasar jadi lebih sulit, pembeli berkurang, dan roda ekonomi pedagang pun melambat," ujar Agung Nugroho, Selasa (8/7/2025).
Kendati begitu, Wako Pekanbaru menegaskan bahwa setiap keputusan tetap harus mengutamakan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.
Baca Juga: Januari hingga Juli 2025, Polda Riau Tetapkan 22 Tersangka Karhutla
Yang terpenting, menurut Agung Nugroho, Pemko hadir untuk mendengarkan keluhan warga, mencari solusi terbaik, dan memastikan ekonomi masyarakat tetap berjalan.
Ia juga menekankan bahwa penyelesaian persoalan ini tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan butuh proses dan kolaborasi dari semua pihak.
"Satu per satu kita selesaikan. Yang penting ada kemajuan yang bisa dirasakan, bukan hanya janji semata," tutupnya.(ilo)
Editor : Edwar Yaman