BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 300 rumah teredam banjir di Desa Sendayan, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar. Banjir yang melanda Desa Sendayan sudah tiga hari semenjak dibuka pintu pelimpahan Waduk PLTA Kota Panjang ditambah curah hujan yang cukup tinggi.
Kepala Desa Sendayan Marlis menjelaskan, banjir merendan lebih kurang 300 rumah warga Sendayan Kecamatan Kampar Utara setinggi 40 cm sampai 50 cm. Kalau di luar rumah banjir mencapai satu meter.
"Yang lumpuh total dua dusun, yakni dusun satu dan dusun tiga. Banjir melanda Desa Sendayan ini sudah tiga hari semenjak dibuka pintu pelimpahan waduk PLTA Koto Panjang setinggi 1,4 meter ini. Ditambah lagi curah hujan yang cukup tinggi,’’ jelas Marlis, Senin (29/1/2024).
Marlis menambahkan, saat ini banjir di Desa Sendayan belum surut. Warga yang terdampak banjir masih bertahan di rumah masing-masing.
"Untuk fasilitas sekolah ada yang lumpuh total yakni Pondok Pesantren Al Fatah di Dusun III dan PDTA Dusun II Kapur dan SDN 009 Sendayan,’’ jelas Marlis.
Marlis berharap kepada Pemkab Kampar untuk menyalurkan bantuan bagi warda Desa Sendayan yang terdampak banjir. Soalnya warga tidak lagi bekerja mencari napkah baik ke kebun karet maupun ke kebun sawit.
Editor : RP Eka Gusmadi Putra