PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelatih di Riau, khususnya Pekanbaru, PSSI Pekanbaru akan menggelar kursus pelatih lisensi D di Pekanbaru pada 18-24 Desember 2025. Pendaftar membeludak.
Alhasil, kursus ini pun dijadwalkan menjadi dua gelombang. Untuk gelombang kedua akan digelar pada 24-30 Desember 2025.
Hingga Kamis (4/12/2025), calon peserta sudah mencapai 60 orang. Mereka tak hanya berasa dari kabupaten/kota di Riau, tapi juga da dari provinsi tetangga yakni Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
‘’Antuasias untuk menjadi pelatih sepakbola berlisensi cukup basar. Awalnya, kami membuka pendaftaran hanya untuk 30 orang sesuai kuota dari PSSI pusat,’’ ujar Ketua PSSI Pekanbaru, Roni Saputra, Kamis (4/12/2025).
Dikatakan Roni, melihat daftar tunggu melebihi separuh dari kuota, maka gelombang kedua pun dibuka.
‘’Hingga hari ini (Kamis, 4 Desember), kuota untuk gelombang kedua juga sudah terpenuhi. Namun, kami masih membuka pendaftaran karena belum semua yang mendaftar sudah melunasi uang pedaftaran,’’ jelas Roni didampingi Ketua Panitia Pelaksana Kursus Lisensi D PSSI Pekanbaru Abrar.
Pendaftaran dibuka hingga 10 Desember. Jika mereka yang telah mendaftar dan tidak melunasi uang pendaftaran maka dianggap mengundurkan diri.
‘’Konsekuensinya slot mereka akan digantikan dengan pendaftar yang sudah lunas dan uang muka yang sudah disetor tidak bisa diambil kembali sesuai kesepakatan awal. Ini sudah diputuskan dalam rapat panitia,’’ tegas Abrar.
Diketahui, peserta yang ingin ikut kursus ini harus membayar uang pendaftaran sebesar Rp3,5 juta. Mereka diwajibkan membayar uang muka minimal Rp1 juta.
Fasilitas yang diberikan adalah penginapan, baju saat praktik lapangan, baju saat teori di kelas, alat tulis, dan konsumsi selama kegiatan.
Mereka akan menjalani praktik di lapangan Minisoccer Benecia Arena. Sedangkan teori dan penginapan di Hotekl Olgaria Pekanbaru.
PSSI pusat sudah menetapkan instruktur yang akan memberikan materi yakni Philep Hansen Maramis sebagai coach educator dibantu dua asisten yakni Dodi Ismon dan Agusrianto.
Kamis (4/12/2025) siang, panitia menggelar rapat untuk mematangkan persiapan. ‘’Semoga lancar saat pembukaan hingga penutupan,’’ ujar Abrar. (das)
Editor : M. Erizal